Sejumlah Warga Wadas Purworejo Terima Uang Ganti Rugi dan Bantuan Rumah

Merdeka.com - Merdeka.com - Uang ganti rugi (UGR) tahap II lahan kuari telah dicairkan kepada sejumlah warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo. Selain itu, tidak kurang dari 40 warga terdampak pembangunan Bendungan Bener juga menerima bantuan rumah.

Salah satu warga penerima bantuan, Wagiman tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan setelah menempati rumah baru. Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) itu merupakan bantuan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Rumah yang ditempati bersama istri dan anaknya itu jauh lebih kokoh ketimbang rumah yang lama.

"Rumah ini dibangun atas bantuan Pak Gubernur. Ada tiga kamar, yang satunya buat tempat salat," ujar Wagiman, Jumat kemarin.

Kakek berusia 72 tahun itu menceritakan, rumahnya yang dulu kondisinya sangat memprihatinkan. Dindingnya terbuat dari kayu yang sudah rapuh, lantai masih tanah dan atapnya bocor saat hujan turun.

"Kalau dulu rumahnya jelek, kalau hujan bocor. Rasanya senang dapat bantuan RSLH ini," tambahnya.

Selain itu, Ganjar juga menyalurkan sejumlah bantuan. Di antaranya 18 titik wifi, jaringan listrik gratis, sarana dan prasarana olahraga, jambanisasi, drainase, sembako dan lain sebagainya. Semua bantuan itu sudah dapat diterima dan dinikmati oleh warga.

Listiyani (40), warga Desa Wadas penerima bantuan jaringan listrik gratis mengatakan bahwa bantuan itu mempermudah dalam pemenuhan kebutuhan listrik rumah tangganya.

"Iya dapat bantuan listrik gratis, tidak ditarik uang. Rasanya senang punya meteran listrik sendiri," papar warga Dusun Kaliancar RT 2 RW 1 Desa Wadas.

Sebelumnya, warga tersebut harus menyalur aliran listrik ke rumah tetangga atau kerabatnya.

"Iya, kadang mati lampu karena dipakai tiga rumah. Tidak bisa menyalakan tivi bareng. Kalau sekarang bebas karena sudah punya sendiri," terangnya.

Pemprov Jateng harus mendirikan tiang listrik sekitar enam buah. Itu untuk mempermudah menyalurkan aliran listrik ke rumah-rumah warga di Desa Wadas.

Terkait UGR, sebanyak 194 bidang tanah juga telah diserahkan dari pemilik ke pemerintah yang nantinya ditambang untuk pembangunan Bendungan Bener. Besaran yang diterima beragam, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. [cob]