Sekarang Konsensi Jalan Tol Jadi 50 Tahun

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengeluarkan peraturan baru soal izin kelola jalan tol oleh swasta atau badan usaha bisa mencapai 50 tahun. Sebelum adanya peraturan ini pemerintah hanya memberikan konsesi kepada jalan tol selama 40 tahun.

 

"Aturan ini diberlakukan untuk menarik lebih banyak investor yang ingin menggarap proyek tol," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di sela acara International Infrastructure Conference pada Rabu, 29 Agustus 2012.

Menurut Djoko dengan adanya aturan ini maka para investor lebih memiliki peluang untuk mendapat jaminan dari bank dan dalam pemasaran.

Selain itu kata Djoko untuk kementerian juga menerbitkan peraturan soal batas akhir penandatanganan kontrak dengan pemegang konsensi. Kontrak terakhir harus ditandatangani dua bulan setelah 75 persen lahan dibebaskan oleh pemerintah.

Djoko menambahkan pada dasarnya banyak investor termasuk asing yang tertarik dengan proyek jalan tol di Indonesia. Menurut dia ada investor dari Australia dan Malaysia yang sudah menandatangani izin kelola tol.

Pertama dari Australia yaitu Thiess Contractor yang masih menunggu pembebasan lahan. Thiess menggarap tol Serpong-Cinere, Solo-Ngawi, Ngawi-kertosono yang sudah tanda tangan kontrak sejak 2011.

Berikutnya investor Malaysia yaitu Plus Expressways Berhad yang menggarap tol Cikampek-Palimanan kemudian cibitung-cilincing.

SYAILENDRA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...