Sekarang Konsensi Jalan Tol Jadi 50 Tahun

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengeluarkan peraturan baru soal izin kelola jalan tol oleh swasta atau badan usaha bisa mencapai 50 tahun. Sebelum adanya peraturan ini pemerintah hanya memberikan konsesi kepada jalan tol selama 40 tahun.

 

"Aturan ini diberlakukan untuk menarik lebih banyak investor yang ingin menggarap proyek tol," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di sela acara International Infrastructure Conference pada Rabu, 29 Agustus 2012.

Menurut Djoko dengan adanya aturan ini maka para investor lebih memiliki peluang untuk mendapat jaminan dari bank dan dalam pemasaran.

Selain itu kata Djoko untuk kementerian juga menerbitkan peraturan soal batas akhir penandatanganan kontrak dengan pemegang konsensi. Kontrak terakhir harus ditandatangani dua bulan setelah 75 persen lahan dibebaskan oleh pemerintah.

Djoko menambahkan pada dasarnya banyak investor termasuk asing yang tertarik dengan proyek jalan tol di Indonesia. Menurut dia ada investor dari Australia dan Malaysia yang sudah menandatangani izin kelola tol.

Pertama dari Australia yaitu Thiess Contractor yang masih menunggu pembebasan lahan. Thiess menggarap tol Serpong-Cinere, Solo-Ngawi, Ngawi-kertosono yang sudah tanda tangan kontrak sejak 2011.

Berikutnya investor Malaysia yaitu Plus Expressways Berhad yang menggarap tol Cikampek-Palimanan kemudian cibitung-cilincing.

SYAILENDRA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...