Sekarung Bawang Berujung Pencopotan Anggota Polantas

·Bacaan 2 menit
Pekerja menurunkan karung berisi bawang putih di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2020). Kelangkaan pasokan bawang putih di dalam negeri diduga imbas dari penghentian impor produk dari China terkait pencegahan penyebaran virus Corona. (merdeka.com/magang/ Muhammad Fayyadh)

Liputan6.com, Jakarta - Oknum anggota lalu lintas (Polantas) menjadi sorotan setelah video meminta jatah sekarung bawang kepada pengemudi truk menjadi viral. Dalam rekaman itu, sang oknum disebutkan menolak diberi uang Rp 100 ribu. Dia lebih memilih sekarung bawang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan kronologi rekaman video oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang diduga minta jatah sekarung bawang ke pelanggar lalu lintas.

Ia membenarkan adanya peristiwa tersebut. Yusri menuturkan, seorang pengguna jalan merekam ulah anggota Satlantas Polresta Bandara pada 1 November 2021 sekira pukul 18.30 WIB.

Dia menerangkan, Aiptu PDH sedang patroli di sekitar Jalan P2 Bandara Soekarno-Hatta. Dia melihat ada truk muatan bawa dengan menggunakan pelat nomor BG.

Adapun, Aiptu PDH lalu memberhentikan pengemudi guna mengecek surat-surat kendaraan. "Pengemudi truk tidak membawa surat-surat," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (2/11/2021).

Yusri menyebut, pengemudi dinilai melanggar aturan lalu lintas. Namun, yang terjadi pengemudi tak dikenakan sanksi tilang.

"Yang terjadi adalah bahwa ada satu pelanggaran yang dibuat petugas tersebut dengan menerima, jadi pelanggaran lalu lintas tidak dilakukan penilangan, tapi ditukar dengan satu karung bawang putih," terang dia.

Mendapat kabar tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo geram atas kelakuan oknum polisi lalu lintas (polantas) yang meminta jatah sekarung bawang kepada pelanggar lalu lintas.

Dia menegaskan, pihaknya akan menindak anggota yang membandel. "Kita akan tindak tegas anggota yang masih melakukan pelanggaran," kata dia, Selasa (2/11/2021).

Sambodo mengatakan, ia berencana membuka layanan pengaduan dengan masksud supaya masyarakat ikut mengawasi perilaku anggota lalu lintas di lapangan.

"Kita akan membuka nomer hotline untuk pelaporan apabila masyarakat merasa dirugikan oleh anggota Polri khususnya anggota Polantas di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujarnya menandaskan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dicopot dan Jadi Bintara Yanma

Buntut sekarung bawang tersebut telah membuat oknum tak lagi menjadi anggota Polantas. Dia dicopot dan dipindahtugaskan menjadi bintara.

"Yang bersangkutan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya dan langsung dicabut ditarik dipindahtugaskan jadi bintara, sementara ini bintara Yanma," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Yusri menerangkan, Aiptu PDH sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dalam hal ini Yusri kembali mengulang pernyataan Kapolda Metro Jaya, bahwa anggota yang melanggar akan ditindak tegas.

"Kita akan proses secara tegas, kapolda sudah menyampaikan," ucap dia.

Sebelumnya beredar rekaman berdurasi 31 detik menampilkan anggota polisi lalu lintas yang sedang berdiri. Ia mengenakan seragam polisi lengkap dengan rompi hijau.

Di sampingnya persis terpakir sepeda motor matic. Terlihat juga sekarung bawang.

Sementara itu perekam video juga menyorot rekannya dan merapikan tali. Saat itulah, rekannya berbicara situasi yang dialaminya.

"Aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintai satu karung bawang. Nih bos polisi, tolong rekan-rekan bantu kondisi saya. Nih saya dimintai satu karung. Di kasih Rp 100 ribu enggak mau, mintanya satu karung bawang. Plat Nomor A*****," seperti dikutip, Selasa (21/11/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel