Sekitar 2.500 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat

Liputan6.com, Mekkah: Wakil Ketua Komisi VIII DPR Jazuli Juwaini Sabag mengemukakan tahun ini sekitar 2.500 calon jemaah haji khusus (ONH Plus) tidak dapat berangkat menunaikan ibadah karena sejumlah biro perjalanan tak mendapatkan visa dari Kedubes Arab Saudi.

"Oleh sebab itulah, kami datang melihat keadaan yang sesungguhnya di lapangan terkait adanya keluhan sejumlah warga masyarakat atas tindakan para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)," kata Jazuli di Mekkah, Rabu (23/10), ketika mengunjungi salah satu pondokan biro perjalanan pelaksana haji khusus.

Di dalam negeri, katanya, diindikasikan sejumlah biro perjalanan haji dan umroh tidak legal melakukan kegiatan. Biro-biro perjalanan yang tidak memiliki izin itu beroperasi seolah dapat mengurus visa dari Kedubes Arab Saudi. Namun ternyata setelah sampai batas waktu terakhir, visa tak dikeluarkan, tambahnya.

Akibat ketidaknyamanan itu, maka terjadi protes masyarakat di Medan, Makassar dan Jakarta. Tahun lalu Arab Saudi memang memberikan kuota tambahan 10.000 pada `injuri time` beberapa hari menjelang batas akhir kedatangan haji di Arab Saudi.

Tahun ini pihak Arab Saudi tidak memberikan kuota tambahan seperti yang diharapkan para penyelenggara haji khusus, karena salah satu alasan kemungkinan tahun ini tergolong `Haji Akbar` karena pelaksanaannya hari Jumat.

Bila benar sesuai sidang isbat yang belum dilakukan memutuskan tahun ini sebagai Haji Akbar, maka diperkirakan akan banyak masyarakat Arab Saudi dan masyarakat Arab lainnya yang akan menunaikan ibadah haji. Kekhawatiran itulah antara lain sebagai penyebab mengapa pihak Arab Saudi tetap membatasi kuota dan tidak menambahnya seperti pada tahun lalu saat `injuri time.

Tahun ini 17.000 kuota diberikan kepada jemaah haji khusus, sedangkan 194.000 kuota bagi jemaah reguler. Sedangkan seperti tahun lalu, setelah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kuota tambahan pada saat-saat masa akhir penerbangan haji, sebagian dari jumlah tersebut juga dibagikan sebagai tambahan kuota bagi ONH Plus.

"Hal yang sama tampaknya yang ditunggu-tunggu para travel sehingga menjanjikan akan ada keberangkatan selanjutnya," tambahnya. (Ant/ARI)