Sekjen KLHK soroti peran penting rimbawan muda untuk sektor kehutanan

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono menyoroti peran penting pemuda secara khusus untuk sektor kehutanan sebagai rimbawan dan mendorong dilakukan kaderisasi.

"Jumlah generasi milenial, Gen X dan Gen Z yang signifikan saat ini akan menjadi kunci SDM produktif di Indonesia ke depan. Maka, menjadi penting memperhatikan peran pemuda," kata Sekjen KLHK Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca juga: Rimbawan berperan penting wujudkan Indonesia Emas 2045

Berbicara dalam Rapat Kerja Nasional Sylva Indonesia 2022 dan Seminar Nasional di Yogyakarta, Senin (18/7), Bambang mengatakan acara itu dapat menjadi salah satu media untuk mendorong rimbawan muda menjadi inisiator, aktor, motivator, dinamisator, katalisator, bahkan edukator dalam pembangunan kehutanan saat ini dan masa depan.

Di tengah pesatnya tuntutan kompetisi di era global, disadari sepenuhnya akan pentingnya peningkatan SDM kehutanan ke depan untuk Indonesia maju.

Sejalan dengan gerakan reformasi dan dinamika globalisasi dewasa ini yang menuntut perubahan penyesuaian, diperlukan perubahan kepemimpinan di segala sektor dan tingkatan organisasi, tidak terkecuali sektor kehutanan.

Dia berharap SDM kehutanan menjadi lebih responsif dan kolaboratif terhadap perubahan serta melakukan inovasi dalam bentuk langkah-langkah terobosan, sehingga kompetitif dalam ketatnya persaingan global.

Baca juga: Siti Nurbaya: Rimbawan perempuan ibarat pelita yang tak pernah padam

Baca juga: Rimbawan harus jadi pelopor pemersatu jaga lingkungan

"Pada akhirnya kepemimpinan akan menjadi jauh lebih produktif. Kita mengenalnya dengan transglobal leadership," kata Bambang.

Tidak hanya kecerdasan inteligensi, dia juga menyoroti perlunya keteladanan perilaku kepemimpinan yang prima untuk mampu menghasilkan penyelesaian persoalan secara tuntas dan permanen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel