Sekjen PBB Serukan Diakhirinya Kekerasan Terhadap Perempuan

PBB, New York (ANTARA/Xinhua-OANA) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Rabu (28/11), menekankan pentingnya dihentikannya kekerasan terhadap perempuan, dan mengatakan, "Masing-masing dan setiap negara berkewajiban mengembangkan atau meningkatkan rencana, kebijakan dan hukum yang relevan."


Ban juga menyerukan "diseretnya pelaku kekerasan terhadap perempuan ke pengadilan dan disediakannya obat bagi perempuan yang telah menjadi sasaran kekerasan".

Pemimpin PBB tersebut mengeluarkan pernyataan itu saat peringatan resmi Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan, yang jatuh pada 25 November, di Markas PBB di New York.

"Kekerasan terhadap perempuan adalah salah satu pelanggaran hak asasi manusia yang paling luas" dan "berakar pada diskriminasi, kebebasan dari hukuman dan rasa puas diri", kata Ban sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis siang.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan adalah salah satu pelanggaran paling luas terhadap hak asasi manusia.

Di beberapa negara, sebanyak tujuh dalam 10 perempuan dipukuli, diperkosa, dilecehkan atau dibuntungi anggota tubuhnya selama hidup mereka.

Sidang Majelis Umum PBB merancang 25 November sebagai Hari Internasional bagi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Resolusi 1999, yang mengundang semua pemerintah, organisasi internasional dan organisasi non-pemerintah untuk "menyelenggarakan kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai masalah pada hari itu".(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.