Sekjen PDIP: Fadli Zon Hanya Beri Kritik Tanpa Perbuatan Nyata

·Bacaan 2 menit
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, hubungan PDIP dan Gerindra tetap baik. Walaupun ada sindiran dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada Presiden Jokowi yang belum meninjau banjir Sintang tapi malah meresmikan Sirkuit Mandalika di NTB.

Dia mengatakan, Fadli Zon memang kerap kali berseberangan dengan pemerintah meski posisi Gerindra di pemerintahan.

"Hubungan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi dengan Pak Prabowo juga sangat baik. Demikian pula antara PDI Perjuangan dan Gerindra juga berjalan baik, saling menghormati sebagai sesama partai yang berada di dalam pemerintahan," ujar Hasto dalam keterangannya dikutip Minggu (14/11/2021).

Hasto meyakini, Gerindra akan mengambil sikap terhadap Fadli yang berbeda sikap politik dengan partainya. "Meskipun hal tersebut sekali lagi menjadi kewenangan internal Partai Gerindra dan kami tidak bermaksud campur tangan," katanya.

Terkait kritik Fadli sendiri, Hasto mengatakan, mantan wakil ketua DPR RI itu tidak ada perbuatan nyata. Sementara, PDIP melalui Baguna sudah bergerak memberi bantuan di Kalimantan Barat. Begitu juga Mensos Tri Rismaharini bergerak atas arahan Presiden Jokowi. Ketua DPD PDIP dan Ketua Komisi V DPR Lazarus juga turun membantu.

"Pak Fadli Zon hanya memberikan kritik tanpa perbuatan nyata," kata Hasto.

Dia mengatakan, Jokowi meresmikan Sirkuit Mandalika sebagai bagian pembangunan bagi masyarakat NTB dan melaksanakan konsepsi pembangunan Indonesia Sentris.

"Namun tugas sebagai Presiden adalah mendorong kemajuan yang berkeadilan di semua wilayah NKRI tanpa membeda-bedakan pilihan politik ya. Itu yang seharusnya dilihat Pak Fadli Zon," kata Hasto.

Fadli Zon Ditegur Gerindra Usai Sindir Jokowi Soal Banjir Sintang

Partai Gerindra memberikan teguran kepada Wakil Ketua Umumnya Fadli Zon atas cuitan sindiran kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait banjir Sintang, Kalimantan Barat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyatakan, pernyataan Fadli tidak menggambarkan sikap resmi fraksi dan Partai Gerindra. Pihaknya meminta maaf atas cuitan Fadli tersebut.

"Soal tweet Pak Fadli Zon soal Sintang, kami perlu meluruskan jika statement tersebut tidak mewakili fraksi ataupun partai," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (14/11).

"Kepada beliau sudah diberikan teguran dan kami juga meminta maaf apabila statement tersebut menimbulkan ketidaknyamanan," jelasnya.

Habiburokhman mengatakan, Partai Gerindra biasa memberikan teguran kepada kadernya yang memberikan pernyataan kurang tepat.

"Sebagai kader Gerindra, adalah hal yang biasa bagi kami jika ditegur apabila ada statement yang kurang tepat. Saya sendiri sebagai Jubir partai sering kena teguran, begitu juga rekan-rekan anggota DPR lainnya," paparnya.

Sindiran Fadli Zon

Fadli Zon sebelumnya menyindir Presiden Joko Widodo terkait banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat yang tidak pekan tidak surut. Hal itu mengomentari Presiden Jokowi yang melakukan peresmian Sirkuit Mandalika. Fadli menanyakan kapan Jokowi meluangkan waktu untuk meninjau kondisi di Sintang.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sdh 3 minggu banjir belum surut," cuit Fadli melalui akun twitter pribadinya @fadlizon.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel