Sekolah di Palu Mau Dibuka Lagi, tapi Guru yang Sudah Divaksin Covid-19 Masih Sedikit

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Palu - Sejak awal April hingga akhir Mei, 2021, vaksinasi Covid-19 guru di Kota Palu belum mencapai 100 persen dari total target sebanyak 4.591 guru. Vaksinasi Covid-19 untuk guru sendiri menjadi syarat untuk kembali dibukanya pembelajaran di sekolah.

Setelah tenaga kesehatan, ASN, dan TNI serta polisi, saat ini guru menjadi target vaksinasi di Kota Palu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palu, sejak dilakukan awal April 2021 hingga 22 Mei dari jumlah 4.591 guru yang menjadi target vaksinasi baru 24,44 persen yang sudah mendapat vaksin dosis kedua, sedangkan 65,3 persen baru menerima vaksin dosis pertama.

“Untuk guru sampai 22 Mei, vaksin dosis pertama sudah diterima sebanyak 2.998 guru dan 1.122 sudah menerima dosis kedua,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesling Dinkes Palu, Lutfiah, Senin (24/5/2021).

Adanya penyakit bawaan disebut menjadi salah satu sebab vaksinasi belum mencapai 100 persen.

Jumlah capaian vaksinasi guru tersebut terbilang masih rendah, dibanding kalangan tenaga kesehatan yang sudah menerima vaksin dosis kedua sebanyak 98,45 persen, dan 104 persen untuk dosis pertama dari total target 5.595 nakes. Sedangkan TNI/ Polri dari target 4.089 personel, sudah 155,78 persen yang menerima dosis pertama dan 135,78 persen untuk dosis ke-2.

Vaksinasi guru sendiri masih terus dilakukan terutama sebagai syarat dibukanya kembali belajar mengajar di sekolah di Kota Palu. Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu saat ini juga tengah menyosialisasikan dan penyiapkan sarana dan aturan protokol kesehatan, untuk sekolah jenjang TK hingga SMP demi meminimalisasi penyebaran Covid-19 di fasilitas pendidikan.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel