Sekolah Pasar Modal Dibuka, Gratis untuk Umum

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Semarang - Pusat Informasi Pasar Modal Semarang buka program sekolah pasar modal gratis untuk masyarakat umum untuk tahun ajaran 2013 mendatang. Kegiatan ini untuk membuka wawasan masyarakat mengenai panduan investasi secara umum dan berjenjang.

"Sekolah pasar modal ini sebagai antisipasi maraknya penipuan berkedok investasi," ujar Fanny Rifqi El Fuad, Divisi Pemasaran Pusat Informasi Pasar Modal Semarang, Kamis 27 Desember 2012.

Kegiatan sekolah pasar modal ini dilaksanakan di Jalan Tamrin 152 Kota Semarang dengan peserta dari masyarakat umum. Sekolah ini buka pada hari Rabu dan Kamis jam 08.00 - 16.00 WIB.

Fanny mengatakan pendaftaran terbuka bagi masyarakat umum hingga akhir Januari 2013. Kegiatan di dalam sekolah ini di antaranya, mengenalkan dasar-dasar investasi dan level investasi secara detail kepada peserta. Dengan begitu, mereka diharapkan bisa mengetahui dunia investasi yang benar dan legal.

Sekolah investasi gratis ini, menurut Fanny, juga untuk menarik minat masyarakat Semarang yang masih minim dalam dunia investasi di pasar mosdal. Hal ini dibuktikan dengan jumlah investor di pasar modal Semarang yang hanya 6.748 orang. "Itu yang sudah SID (Single Investor Identity (SID) baru 5.511 dan yang sudah login hanya 817 orang," ujar dia.

Pada tahun 2012, Pusat Informasi Pasar Modal Semarang telah melaksanakan sekolah investasi hingga 9 kali dengan jumlah peserta rata-rata 25 siswa dalam sekali pertemuan. Menurut Fanny proses pendidikan investasi melibatkan sejumlah lembaga sekuritas di Kota Semarang yang terdaftar.

Jawa Tengah merupakan daerah yang rawan adanya penipuan berkedok investasi, Direktorat Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Tengah menangkap Tan Tandi Gunawan, tersangka penipuan berkedok investasi di Kabupaten Wonosobo tahun 2011 - 2012.

"Tersangka mengatasnamakan PT Bina Sinar Sejahreta yang sebenarnya tak punya ijin perbankan dan hanya konsultan menejemen," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Komisaris Besar Firli, saat itu.

EDI FAISOL

Berita terpopuler lainnya:

FPI Gugat Bupati Soal Misa Natal di Alun-alun

Sopir Livina Maut Nangis-nangis, Tambah Dipukuli

Harta Soekarno di Bank Swiss? Puan Menjelaskan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...