Sekolah Vokasi UGM dan Ideosource perkenalkan 6 lulusan inkubasinya

Ekosistem startup teknologi terus berkembang di Indonesia dan semakin banyak mendapatkan dukungan dari kalangan akademisi. Sekarang Universitas Gajah Mada (UGM) yang berlokasi di Yogyakarta ingin memperlihatkan angkatan pertama hasil program inkubasi mereka.

Program inkubasi UGM ini – yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi UGM melalui program diploma komputer dan sistem informasi serta bekerja sama dengan perusahaan investasi lokal Ideosource – akan memperlihatkan enam lulusan mereka pada hari Jumat, 25 April, di Jogja Digital Valley jam 6.30 sore. Keenam lulusan ini telah melalui proses seleksi ketat dari total sekitar 90 startup yang mendaftar.

Berikut kami paparkan keenam startup yang akan melakukan demonstrasi di sana:

1. Edustreamers

edustreamers
edustreamers

Startup ini mencari dan mengumpulkan berbagai video edukasi yang sudah ada di internet, lalu menampilkan seluruh video itu di dalam websitenya. Pengguna bisa menemukan, menonton, dan mendownload berbagai kategori video pembelajaran seperti matematika, bahasa Inggris, dan kesenian di Edustreamers.

Walaupun website Edustreamers sudah tersedia, pengunjung saat ini masih tidak dapat menonton video apapun di dalamnya.

2. Zakat Kampung

zakat-kampung
zakat-kampung

Startup ini menyediakan platform dimana masjid dan para lembaga penyalur zakat lainnya bisa mendaftar dan mengelola dana zakat secara online. Sistem pengelolaan zakat yang ditawarkan meliputi transaksi, inventaris data pemberi dan penerima, perhitungan distribusi zakat, dan laporan.

Saat ini website Zakat Kampung masih memiliki banyak bug di dalam sistemnya.

(Baca juga: Inilah 10 Finalis Jogja Startup Day 2013)

3. InnoveHealth

InnoveHealth
InnoveHealth

Startup ini membuat sebuah alat untuk memantau kondisi medis seorang pasien – seperti suhu tubuh dan denyut nadi – dari jarak jauh secara real time. Diharapkan alat ini bisa membantu mendeteksi bahaya pada pasien – seperti serangan stroke – secara dini, dan membantu mempercepat waktu pertolongan pertama secara tepat.

Saat ini alat tersebut berbentuk sebuah kotak, tapi tim InnoveHealth berencana untuk mengembangkannya ke bentuk-bentuk lain yang lebih praktis seperti gelang atau cincin kedepannya.

4. Izzigo

Startup ini mengembangkan sebuah produk dimana pengguna bisa mendapatkan segala informasi yang mereka butuhkan mengenai angkutan umum. Beberapa informasi yang ditampilkan ialah jenis angkutan umum, biaya, dan rute.

Saat ini Izzigo belum online.

5. GanByte

Startup ini mungkin saja akan mengubah cara orang Indonesia berkebun di masa depan. GanByte membuat sebuah alat dan sistem dimana berbagai data tanaman – seperti suhu udara, pencahayaan, kelembapan udara, dan kelembapan tanah – dikirimkan ke pengguna melalui aplikasi. Sang pengguna lalu bisa mengirimkan perintah kepada alat GanByte tersebut untuk melakukan pekerjaan berkebun untuk mereka seperti menyiram atau memberikan pencahayaan pada tanaman.

6. GreenAid

Startup ini menciptakan sebuah jejaring sosial untuk para pecinta lingkungan. Pengguna bisa memasukkan post tentang kegiatan cinta lingkungan mereka seperti melakukan kegiatan berkebun dan aktivitas bersepeda mereka. Mereka bisa mengumpulkan poin dari setiap aktivitas yang di-post di GreenAid. Aplikasi ini juga menyediakan panduan gaya hidup sehat bagi pengguna.

Keenam startup di atas akan terus mendapatkan bimbingan dari pihak Sekolah Vokasi UGM dan Ideosource, termasuk untuk proses penggalangan dana. Ideosource akan terus bekerja sama dengan Sekolah Vokasi UGM untuk mengadakan program inkubasi serupa tahun ini.

Salah satu diantara keenam startup diatas akan dipilih sebagai startup favorit dan mendapatkan hadiah Macbook Air. Kira-kira startup manakah yang akan memenangkan hadiah tersebut menurut Anda?

(Foto dari pengguna Flickr Paul Inkles)

(Diedit oleh Yasser Paragian)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel