Sekretaris Kabinet Puji Inovasi Kongres IA ITB dengan Sistem I-Voting

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kongres Nasional X dan Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) 2021 yang dilaksanakan pada 16-17 April mendapat dukungan dari Istana Kepresidenan, sebagaimana dikatakan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Pramono, yang juga alumnus ITB, mengajak alumni kampus itu yang telah terverifikasi untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan ketua IA ITB periode 2021-2026 meski dibatasi oleh situasi pandemi COVID-19 dan pemilihan secara virtual.

"Jarak, waktu, ruang tak bisa memisahkan kita sebagai alumni, tetap bisa berdemokrasi, bisa memilih siapa yang terbaik untuk memimpin," ujar Pramono dalam sambutan virtualnya, Sabtu, 17 April 2021.

Pramono menilai penggunaan sistem i-voting menegaskan keberadaan ITB yang kompeten dalam menciptakan ruang demokrasi. Dengan penggunaan teknologi, menurutnya, akan meningkatkan partisipasi pemilih dalam setiap ajang demokrasi. "Kita sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi," katanya.

Rektor ITB Reuni Wirahadikusumah menambahkan, pemilihan ketua baru menjadi momentum untuk meningkatkan konsistensi menjaga nama baik almamater. "Senat ITB telah menuangkan tujuan hubungan ITB dan alumninya juga karakter-karakter yang diharapkan dari alumni ITB yang di antaranya pengabdian dan wawasan kebangsaan yang tinggi dalam suasana kebinekaan," katanya.

“Mari sebarkan value ITB dalam keharmonisan, bersama-sama menghadapi masa sulit, dan dalam keharmonian kita maju bersama," katanya.

Ketua Umum IA ITB periode 2016-2021 Ridwan Djamaluddin menyampaikan laporan pertanggungjawabannya dalam kongres itu. Dalam masa kepemimpinan Ridwan, IA ITB disebut sukses telah mengunjungi Presiden Joko Widodo. "Kami juga mendukung reindustrialisasi mengawal produk teknologi anak bangsa lewat ajang Indonesian is Me Summit," katanya.

Selain itu, Ridwan menyebut lembaganya aktif dalam inovasi dan penguasaan teknologi seperti dengan menyelenggarakan I-tech forum.

"Kami juga menggelar latihan kepemimpinan berwawasan kebangsaan Lemhanas. Juga menggerakkan sinergi muda alumni ITB, kolaborasi global dengan alumni MIT dan turut menginisiasi pembentukan Komisariat IA Brussel dan dua komisariat lainnya di Eropa," katanya.

Usai paparan laporan pertanggungjawaban itu, terdapat beberapa tanggapan dari sejumlah komisariat dan pengurus daerah IA ITB. Hampir semua perwakilan seperti dari Aceh, Batam, Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Papua, hingga Eropa itu mengapresias kinerja dan capaian.

Bahkan, ada peningkatan nilai aset yang cukup signifikan dari Rp4,6 miliar menjadi Rp8,8 miliar. Atas semua itu, laporan pertanggungjawaban diterima secara aklamasi oleh seluruh perwakilan yang hadir dan disahkan oleh pimpinan sidang. Kongres ini juga dihadiri notaris untuk mengesahkan hasil pemilihan ketua umum yang baru untuk didaftarkan kepada Kementerian Hukum dan HAM.