Sektor telekomunikasi China catat pertumbuhan stabil pada Q1 2022

·Bacaan 1 menit

Sektor telekomunikasi China mencatatkan pertumbuhan yang stabil pada kuartal pertama (Q1) tahun ini, dengan sejumlah emerging business, seperti mahadata (big data) dan komputasi awan (cloud computing), membukukan pertumbuhan pesat, tunjuk data resmi.

Pendapatan industrial gabungan naik 9,3 persen secara tahunan (yoy) menjadi 393,5 miliar yuan (1 yuan = Rp2.212), meningkat 2,8 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.

Bisnis berkembang, seperti mahadata, komputasi awan, pusat data internet, dan Internet of Things, mencatatkan pertumbuhan yang pesat. Pendapatan dari tiga raksasa telekomunikasi China, yaitu China Telecom, China Mobile, dan China Unicom, melonjak 36,3 persen (yoy) menjadi 79,7 miliar yuan.

Dalam rinciannya, pendapatan untuk layanan komputasi awan melesat 138,1 persen (yoy), sedangkan untuk mahadata dan Internet of Things masing-masing naik 59,1 persen dan 23,9 persen.

Kemajuan yang stabil juga dicapai dalam pembangunan stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) 5G. Per akhir Maret lalu, jumlah BTS 5G di China telah mencapai 1,56 juta, dengan 134.000 di antaranya dibangun dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel