Sekuriti Domain Club Lihat Diego Michiels Injak Mef Paripurna

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesepakbola Diego Robbie Michiels (22) hari ini terlihat tegang. Saat itu, Slamet Suyanto, saksi petugas keamanan Domain Club, memberikan kesaksian bahwa dia melihat Diego berlari dari dalam ruangan ke arah Mef Paripurna.

"Saya melihat Diego seperti menginjak Mef. Cuma saya tidak melihat apa yang diinjaknya. Yang pasti dia menginjak-ingak," ujar Slamet.

Saat itu, kata Slamet, keadaan sudah ramai. Dia tidak bisa melihat jelas karena pandangannya terhalang orang yang mengelilingi Mef yang sudah jatuh.

Namun Slamet yakin Diego terlibat karena masih hafal dengan baju putih dan celana merah yang dikenakan Diego saat itu.

Keterangan tentang Diego memang sama dengan rekaman CCTV yang diperlihatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), di persidangan, Rabu (31/1/2013).

Sementara itu saksi lainnya, Imam Safei, mengatakan, keributan tersebut berawal dari dalam ruangan. Saat itu Imam melihat Diego mendatangi ruang VIP room dan menggebrak
ficer.

Kekasih Nikita Willy itu juga sempat mencekik seseorang di dalam ruangan. Namun Imam tidak mengetahui duduk persoalannya karena tidak mendengar apa yang mereka ributkan.

"Saya yang melerai Diego dari dalam ruangan. Saya rangkul Diego dan saya bawa keluar ke pintu exit (keluar) di basement dua. Saat di luar Diego bahkan masih meracau dan memukul-mukul kaca," terangnya.

Saat itulah Mef keluar dari ruangan Domain dan menuju ruang parkir basement dua. Tanpa diduga-duga teman Diego yang bernama Martinus Lambert Waas alias Temny menendang Mef. Mef pun terjatuh dan pengeroyokan dimulai.

"Diego dan teman-temannya berlari ke arah Mef dan mengeroyoknya," tuturnya. Temny juga ditetapkan sebagai terdakwa.

Petugas keamanan Domain Club pun kemudian melerai pengeroyokan tersebut. Saat itu, Mef masih tergeletak.

Setelah situasi kondusif, Diego dan teman-temannya kemudian digiring kembali masuk ke dalam ruangan.

Mef kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo. Namun tak seorang pun dari tiga saksi tersebut yang mengaku mengantar Mef ke rumah sakit.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.