Selain Foreplay, Aksi Power Play Juga Kunci Capai Orgasme

Donny Adhiyasa, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sayangnya bagi wanita, seks tidak selalu berakhir dengan orgasme. Meski tujuan dari bercinta tak melulu ditandai titik klimaks, namun akan terasa menyenangkan saat mencapai puncak itu di ranjang bersama pasangan.

Wanita memang lebih kecil kemungkinannya untuk orgasme dibandingkan pria. Menurut penelitian, hanya 18 persen wanita yang bisa orgasme hanya dari penetrasi vagina dan 36 persen membutuhkan rangsangan klitoris untuk mencapai klimaks.

Kesenjangan orgasme mengacu pada fakta bahwa, dalam hubungan seks, pria memiliki kesempatan lebih baik untuk menyelesaikannya (orgasme) daripada wanita.

Temuan dari National Survey of Sexual Health and Behavior menunjukkan bahwa pria lebih mungkin orgasme daripada wanita. Ditemukan 91 persen pria mengatakan mereka mencapai klimaks selama hubungan seksual terakhir mereka, dibandingkan dengan 64 persen wanita.

Untuk itu, berikut dua cara untuk meningkatkan peluang Anda mencapai klimaks dengan pasangan, dikutip dari laman Daily Star:

Power play dapat meningkatkan peluang Anda untuk orgasme
Para ahli seks menemukan bahwa pertukaran kekuatan seperti dominasi / kepatuhan atau permainan peran sangat membantu dalam menghasilkan orgasme yang lebih kuat.

Permainan peran dan sentuhan sensorik bahkan dapat membantu seseorang lebih kreatif. Sebut saja, mengikat pergelangan tangan dan pasrah dengan sentuhan pasangan.

Menutup mata juga dapat membantu memfokuskan dan menerangi semua indra lainnya. Membiarkan kulit menjadi lebih sensitif saat di ranjang otomatis memberikan peluang orgasme lebih mudah.

Edging bisa sangat menyenangkan
Cara kedua adalah dengan edging. Edging dilakukan saat Anda akan mencapai klimaks namun segera menghentikannya. 'Merampas' titik klimaks ini membuat tubuh Anda menginginkannya lagi.

Ulangi proses ini untuk beberapa kali sebelum memenuhi pencapaian orgasme Anda. Saat klimaks akhirnya tiba, itu akan terasa lebih intens dan nikmat.