Selain Indonesia, Thailand Juga Akan Vaksinasi COVID-19 Booster Nakes

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Selain Indonesia, Thailand juga termasuk salah satu negara yang akan memberikan vaksinasi COVID-19 booster kepada para tenaga kesehatan (nakes). Booster diberikan kepada tenaga kesehatan yang dinilai memiliki risiko tinggi tertular virus Corona.

Apalagi intensitas maupun lokasi nakes bertugas sangat tinggi laju penularan di fasilitas pelayanan kesehatan. Banyak nakes yang sudah disuntik dosis kedua vaksin terinfeksi COVID-19.

“Saat ini, beberapa negara juga melakukan hal yang sama, misalnya, Thailand yang akan menyuntikkan vaksin AstraZeneca kepada tenaga kesehatan yang sudah mendapat dua kali dosis vaksin Sinovac," terang Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (13/7/2021).

"Suntik booster ini demi proteksi tambahan bagi tenaga kesehatan. Tentunya, praktik ini dilakukan setelah studi klinis dilakukan terlebih dahulu."

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia tidak akan lepas dari fokus utama, yakni mempercepat pembentukan kekebalan komunitas sesegera mungkin. Pemerintah terus menjamin seluruh masyarakat, khususnya populasi rentan mendapatkan hak untuk divaksin.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Nakes di Indonesia Gunakan Vaksin Moderna untuk Booster

Petugas mendata tenaga kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Kegiatan yang digelar Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut sebagai upaya percepatan vaksinasi COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Petugas mendata tenaga kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Kegiatan yang digelar Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut sebagai upaya percepatan vaksinasi COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi booster bagi tenaga kesehatan akan dilakukan sesegera mungkin setelah memfinalisasi diskusi dengan asosiasi dokter, perawat, dan bidan.

“Akan dimulai secepat-cepatnya untuk melindungi mereka sebagai salah satu garda terdepan kita yang harus kita lindungi,” kata Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

Vaksin COVID-19 booster yang digunakan nanti adalah Moderna. Dalam hal ini, nakes yang sebelumnya disuntik lengkap dengan vaksin Sinovac, akan mendapatkan booster vaksin Moderna.

Pada Rapat Komisi IX DPR, Menkes Budi Gunadi kembali menegaskan, pada pekan ini vaksinasi booster diharapkan mulai dilaksanakan.

"Kami sudah mengeluarkan policy (kebijakan) bahwa rencananya mulai pekan ini kita akan memberikan suntikan ketiga booster, tapi ini hanya untuk para nakes," katanya pada Selasa, 13 Juli 2021.

Nakes di Thailand Pakai Vaksin AstraZeneca untuk Booster

Petugas kesehatan menunggu untuk menerima vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac, di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura di Bangkok, Thailand, Minggu (28/2/2021). Tenaga medis dan relawan kesehatan menjadi golongan pertama yang menerima vaksin Covid-19 tersebut. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)
Petugas kesehatan menunggu untuk menerima vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac, di Institut Penyakit Menular Bamrasnaradura di Bangkok, Thailand, Minggu (28/2/2021). Tenaga medis dan relawan kesehatan menjadi golongan pertama yang menerima vaksin Covid-19 tersebut. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Pemerintah Thailand mengumumkan, pekerja medis akan menerima suntikan booster vaksin AstraZeneca setelah menerima dua dosis vaksin Sinovac. Hal ini karena Sinovac dinilai kurang efektif dalam memerangi varian Delta.

Kepala Pusat Ilmu Kesehatan Penyakit Menular Palang Merah Thailand Thiravat Hemachudha mengatakan, booster AstraZeneca akan meningkatkannya. kemanjuran, sementara dua dosis AstraZeneca malah lebih baik.

National Committee on Communicable Diseases sepakat memberikan dosis booster AstraZeneca kepada tenaga medis garis depan, dilansir dari ABC News, Rabu (14/7/2021).

Keputusan itu diambil usai seorang perawat yang menerima dua dosis Sinovac pada Mei 2021 meninggal pada Sabtu lalu setelah tertular COVID-19. Seorang petugas kesehatan lainnya juga dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Infografis Perang Global Melawan Corona

Infografis Perang Global Melawan Corona (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Perang Global Melawan Corona (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel