Selain Kanibal, Armie Hammer Dituding Sayat Tubuh Pacar Pakai Pisau

Tasya Paramitha
·Bacaan 3 menit

VIVA – Masalah Armie Hammer kian bertambah, setelah mantan pacar lainnya muncul ke publik dan mengklaim bahwa aktor itu pernah mengukir huruf A di tubuhnya.

Paige Lorenze menyinggung hubungannya dengan Armie dalam sebuah video YouTube baru-baru ini. Model berusia 22 tahun itu pun menyebut masa pacarannya dengan Armie terasa seperti kehidupan 50 Shades of Grey tanpa cinta.

Tuduhannya Paige ini datang menyusul mantan kekasih Armie lainnya, yang mengklaim bahwa bintang Rebecca itu memiliki fantasi seksual yang berhubungan dengan kanibalisme. Klaim yang sebelumnya telah dibantah mentah-mentah oleh Armie.

Dilansir dari laman Daily Mail, Senin, 25 Januari 2021, Paige mengklaim bahwa tubuhnya sering memar-memar setelah menghabiskan waktu dengan Armie Hammer.

"Ada bekas gigi dan bekas gigitan di sekujur tubuhku. Dia benar-benar terobsesi untuk menggigitku. Dia bilang, 'Berbanggalah karena itu hanya gigitan cinta,'" kata Paige.

"Suatu kali dia berkata, 'Jika kamu tidak menyuruhku berhenti, aku akan makan sepotong dirimu'. Dan dia juga serius. Sepertinya dia benar-benar ingin memakan dagingku. Dia ingin mencari dokter di LA, agar dia bisa melepaskan salah satu rusukku, lalu memanggangnya dan memakannya sambil aku melihatnya. Dia mengatakan itu lebih dari sekali. Dia sangat serius," ucap Paige menambahkan.

Klik halaman selanjutnya untuk membaca lebih banyak.

Namun, yang paling mengganggu Paige adalah permainan pisau yang dilakukan Armie Hammer kepadanya.

"Dia senang melakukan permainan pisau, di mana dia akan mengayunkan pisau di atasku atau meluncur di kulitku. Dia terobsesi dengan itu dan biasanya dia tidak melukaiku. Namun, malam itu dia memutuskan ingin menandakan bahwa aku adalah miliknya dan mengukir namanya di tubuhku. Dia mencoba untuk merasionalisasikannya sebagai isyarat komitmennya untuk kita bersama. Untuk jangka panjang," ujar Paige.

Paige kemudian melanjutkan bahwa Armie mengukir huruf A dengan pisau di bagian atas organ intimnya.

"Sakitnya menyiksa, tetapi aku tidak ingin terlihat lemah, meskipun ada ketidaknyamanan," kata dia.

"Saat berdarah, dia mulai menjilatinya. Ini berlanjut selama beberapa menit. Dan aku agak menutup-nutupi semuanya. Saya khawatir lukanya akan terinfeksi," tambah Paige.

Wanita itu bicara lebih banyak soal pengalaman buruk tersebut. Di mana keesokan harinya, Armie Hammer menceritakan tentang hal tersebut ke orang lain. Paige pun mengaku merasa kecewa, malu dan terhina

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Tetapi dia bersikeras, 'Kamu harus bangga akan hal itu. Aku tidak akan memberi tahu siapa pun yang tidak menganggapnya luar biasa'. Aku merasionalisasi itu dengan logikanya bahwa kami menjadi pasangan, untuk menutupi kebenaran, tetapi aku benar-benar dimanipulasi. Itu akan menghantuiku selamanya. Aku akan menjalani perawatan laser untuk menghilangkan bekas luka," ungkapnya.

Pengacara Armie Hammer sendiri telah merespons pernyataan Paige.

"Setiap interaksi dengan orang ini (Paige) atau rekannya, sepenuhnya berdasarkan kesepakatan penuh yang telah dibahas, disepakati dan atas persetujuan kedua belah pihak," ucap sang pengacara.

Meski begitu, Paige bersikeras bahwa apa yang dilakukan Armie harus ia hentikan.

"Saya ingin Armie mengatasi sisi iblisnya, melihat rasa sakit dan trauma yang telah dia sebabkan kepadaku dan wanita lain. Dia memberi tahuku bahwa ada komunitas yang akan melakukannya dan hal ini bukan kriminal. Dia benar-benar berpikir bahwa fantasinya adalah perilaku normal," ucapnya.

"Setiap pria yang berfantasi tentang mematahkan tulang, memakannya, berhubungan seks dengan tubuh wanita yang tidak berdaya adalah bahaya bagi semua wanita. Tindakannya dan perilaku itu berbahaya dan merusak secara emosional dan psikologis," tutup Paige.