Selain Sambangi Rumah Eks Bupati, KPK Juga Datangi Kantor PDAM Gresik

Dedy Priatmojo, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan penyelidikan kasus di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejumlah orang sudah dimintai keterangan. Mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto juga didatangi tim KPK di rumahnya di Surabaya pada Kamis, 8 April 2021, namun ia dalam kondisi sakit.

Di rumah Sambari di Perumahan Mulia Residence Kota Surabaya, Jawa Timur, dua petugas KPK datang sekira pukul 10.00 WIB. Mereka menemui Sambari yang masih sakit setelah sembuh dari paparan COVID-19. Sekitar satu jam KPK bercakap-cakap dan melihat kondisi Sambari.

"Ada dua orang mengenalkan diri sebagai petugas KPK. Pakai baju batik biasa. Belum tahu terkait apa," kata penjaga rumah Sambari bernama Angga kepada wartawan.

Di Jakarta, KPK ogah memberikan keterangan rinci kegiatan yang dilakukan di Gresik terkait kasus apa. Komisi Antirasuah beralasan kasus masih dalam tahap penyelidikan. Namun, informasi diperoleh penyelidikan itu terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan PDAM Giri Tirta Gresik.

Hal itu diperkuat dengan kedatangan tim KPK di kantor PDAM Giri Tirta pada Rabu kemarin. Sejumlah dokumen dibawa KPK dari sana. Pejabat penting perusahaan daerah itu juga dikabarkan sudah dimintai keterangan oleh KPK di kantor Kejaksaan Tinggi Surabaya dua pekan lalu.

Namun, pihak Kejati saat itu membantah kabar tersebut. "Tidak ada (pemeriksaan pejabat oleh KPK di kantor Kejati Jatim), Mas," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Fathurrahman dikonfirmasi VIVA dua pekan lalu.

Sebelumnya, informasi diperoleh wartawan dari KPK menyebutkan bahwa Komisi Antirasuah tengah melakukan penyelidikan perkara korupsi di salah satu daerah di Jawa Timur. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

Namun, KPK masih belum bersedia memberikan keterangan rinci karena kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. Informasi diperoleh VIVA, dua pekan lalu tim penyelidik KPK meminta keterangan salah satu pejabat BUMD Pemkab Gresik.