Selain Shopee Liga 1, PT LIB Juga Pastikan Jadwal Baru Liga 2 2020/2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Selain untuk Shopee Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga menerbitkan surat pemberitahuan kepada para peserta Liga 2. Dalam surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020 perihal 'Penyampaian Status Kompetisi Liga 2 Tahun 2020/2021, kompetisi akan dilanjutkan pada Februari-Maret 2021.

Sama seperti Shopee Liga 1, PT LIB juga mengubah titel Liga 2 2020. Kompetisi sempat menjalankan satu pertandingan sebelum dihentikan pada Maret 2020, kelanjutan Liga 2 nanti bertajuk musim 2020/2021.

Ada tujuh poin dalam isi surat PT LIB kepada setiap tim Liga 2. Pertama, PT LIB mengapresiasi segala bentuk persiapan yang telah klub lakukan mulai dari menjaga protokol kesehatan dan persiapan tim demi kelanjutan kompetisi.

Kedua, PSSI dan PT LIB secara intensif dan terus menerus melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dan unsur terkait untuk mendapatkan izin menggelar penyelenggaraan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah RI.

Pada poin ketiga, PT LIB menjelaskan keputusan PSSI hasil dari rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada 28 Oktober 2020 yang menunda pelaksanaan kompetisi 2020 hingga 2021.

"Terkait hal di atas, PT LIB menjadwalkan kompetisi Liga 2 2020 akan dilaksanakan pada Februari-Maret 2021 dengan titel kompetisi Liga 2 2020/2021," tulis poin nomor empat dari surat PT LIB.

Format dan Subsidi

Logo PT Liga Indonesia Baru. (Bola.com/Dody Iryawan)
Logo PT Liga Indonesia Baru. (Bola.com/Dody Iryawan)

PT LIB juga memastikan format Liga 2 2020 tidak akan berubah. Sebanyak 24 tim tetap dibagi ke dalam empat grup dengan empat tuan rumah yang meliputi Badak Lampung FC, PSCS Cilacap, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan.

"Format dan sistem kompetisi Liga 2 2020/2021 tidak berubah seperti ketetapan sebelumnya. Sedangkan jadwal pertandingan, tetap dengan skema yang sama namun waktunya berubah dengan memperhatikan prinsip waktu sepak mula pertama Liga 2 2020/2021 yang digelar sepekan setelah Shopee Liga 1 2020/2021 dilanjutkan kembali," bunyi poin nomor lima.

Pada poin nomor enam dijelaskan bahwa PT LIB masih menunggu Surat Keputusan (SK) PSSI untuk mengatur hak dan kewajiban klub dengan pemain selama kompetisi vakum.

"Apabila kompetisi berjalan sesuai rencana pada Februari-Maret 2020, maka PT LIB akan menyampaikan subsidi kepada klub Liga 2 2020/2021 sebagai berikut," bunyi poin nomor tujuh.

Pembagian Subsidi

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarmo dan Direktur Umum PT LIB Akhmad Hadian Lukita ketika menghadiri Manager Meeting dengan klub Liga 1. (Dok. PT LIB)
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarmo dan Direktur Umum PT LIB Akhmad Hadian Lukita ketika menghadiri Manager Meeting dengan klub Liga 1. (Dok. PT LIB)

PT LIB tetap memberikan subsidi kepada setiap klub Liga 2 2020 ketika kompetisi vakum. Sampai dengan Liga 2 2020/2021 diputar pada Februari 2021, para peserta akan mendapatkan Rp100 juta, yang dibayarkan dalam empat termin ketika kompetisi telah dimulai.

PT LIB akan kembali mengguyur setiap tim pada babak penyisihan dengan subsidi Rp450 juta. Subsidi tersebut juga bakal dicairkan dalam tiga termin.

Masuk babak semifinal, empat tim akan menerima Rp200 juta yang dibayarkan dalam dua termin. Khusus babak final, juara satu bakal mendapatkan Rp500 juta dan runner-up Rp300 juta.

Video