Selain Tarawih, Ini 6 Salat Sunah untuk Peroleh Berkat Ramadan

Liputan6.com, Jakarta Salat sunah di bulan Ramadan bisa menjadi amalan besar yang bisa dilakukan. Salat sunah di bulan Ramadan yang sangat dianjurkan adalah salat tarawih. Salat tarawih termasuk qiyamul lail atau salat malam namun hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. 

Selain salat tarawih, ada salat sunah lain yang bisa dilakukan di bulan Ramadan. Pahala dari salat-salat ini juga tak kalah mulianya dari salat tarawih. Anda bisa melaksanakan salat sunah ini untuk mendekatkan diri pada Allah dan mencari berkah sebanyak-banyaknya di bulan suci ini.

Salat sunah di bulan Ramadan ini juga bisa menghapus dosa. Dengan menjalankan salat sunah ini di bulan Ramadan, ampunan Allah akan senantiasa mengiringimu. Berikut 6 salat sunah saat Ramadan untuk mendapat keberkahan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(28/4/2020).

Salat witir

Ilustrasi/copyright Rahayuningsih / Shutterstock.com

Salat witir adalah salat sunah dengan jumlah rakaat ganjil yang dikerjakan untuk menutup ibadah salat sunah yang dikerjakan di hari itu juga. Jika telah selesai menjalankan salat sunah dan tidak bermaksud mengerjakan salat sunah lainnya, disarankan untuk menutupnya dengan salat witir.

Salat witir merupakan salah satu salat sunah muakkad, artinya yaitu sangat dianjurkan. Disebut salat witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Sebenarnya, salat witir lazimnya dikerjakan dengan 3 rakaat. Namun jika kondisi fisik tidak memungkinkan, mengerjakan salat witir sebanyak 1 rakaat juga tidak dilarang.

Salat duha

ilustrasi sala duha/Muhammad Shairazi / Shutterstock.com

Salat duha merupakan salat sunah yang dilakukan ketika waktu duha. Waktu duha merujuk pada waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu zuhur. Salat duha dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam dengan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Mendirikan salat duha selama Ramadan akan menggugurkan dosa-dosa, tidak termasuk ke dalam golongan orang lalai dalam mencari rahmat Allah, dan serupa dengan keutamaan sedekah.

Salat tahajud

Salat tahajud (sumber: iStockphoto)

Salat tahajud merupakan salah satu jenis salat malam yang memiliki banyak kemuliaan. Salat tahajud merupakan amalan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. Karena begitu istimewa, salat tahajud bisa menambah keberkahan selama bulan Ramadan.

Salat tahajud termasuk dalam salat malam. Salat tahajud dianjurkan untuk dikerjakan pada sepertiga malam. Salat ini bisa dilakukan pada awal, pertengahan, atau akhir malam. Namun, waktu utama untuk melakukan salat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir. Waktu ini dimulai 01.30 hingga sebelum memasuki subuh. Anda bisa menjalankan salat tahajud sebelum makan sahur.

Salat sunah ini bisa dikerjakan mulai 2 rakaat 1 salam dengan jumlah rakaat tak terbatas. Walaupun begitu menurut hadits HR Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW tidak pernah mengerjakan salat tahajud lebih dari 11 atau 13 rakaat (jumlah rakaat beserta witir).

Salat taubat

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Salat taubat adalah salat sunnah yang dilakukan dalam rangka memohon pengampunan dari Allah SWT, atas segala dosa maupun kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Bulan Ramadan merupakan bulan di mana semua amal kebaikan diterima dan dosa diampuni.

Menjalankan salat taubat bisa menjadi cara untuk memohon ampunan pada Allah di bulan suci Ramadan. Salat taubat merupakan salah satu bentuk salat mutlak yang waktu pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam kecuali pada waktu yang diharamkan untuk salat. Sementara itu, sebagian ulama menyatakan bahwa waktu pelaksanaan salat taubat yang utama adalah pada 2/3 malam, seperti salat tahajud dilaksanakan.

Salat taubat dilakukan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam. Salat ini juga bisa dikerjakan dalam empat atau enam rakaat.

Salat taubat merupakan sholat nafilah yang tidak disyariatkan untuk dikerjakan secara berjamaah.

Salat tasbih

Ilustrasi Salat Credit: shutterstock.com

Salat tasbih merupakan salat sunah yang di dalamnya mengandung bacaan tasbih sebanyak 300 kali yang dibaca saat salat. Pada salat tasbih ada penambahan bacaan tasbih sebanyak 75 kali dalam satu rakaatnya. Bacaan tasbih dibaca saat ruku, itidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan tasyahud.

Salat tasbih merupakan salat sunah yang bisa membuat hati jadi lebih tenang dan tenteram. Salat sunah ini juga dipercaya bisa menggugurkan dosa, menghindarkan diri dari penyakit-penyakit berbahaya, mendekatkan diri kepada Allah, serta memberatkan amal timbangan baik.

Salat tasbih bisa dilakukan saat siang maupun malam. Jika dilakukan waktu siang, disarankan untuk didirikan dalam 4 rekaat dengan satu kali salam. Tapi jika dilakukan saat malam, akan lebih baik didirikan dalam dua kali salam dengan dua rekaat masing-masing.

Salat rawatib

Ilustrasi salat (Foto: moslemforall.com)

Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang dikerjakan sebelum dan sesudah salat wajib lima waktu. salat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum salat fardhu disebut dengan salat sunnah Qobliyah. Sedangkan salat sunnah Rawatib yang dikerjakan setelah salat fardhu disebut dengan salat sunnah Ba'diyah.

Terdapat dua salat sunnah rawatib sesuai dengan anjuran ditegakkannya, yakni salat sunnah rawatib muakkad serta ghoiru muakkad. Tentunya kedua amalan sunnah ini mempunyai niat salat sunnah rawatib yang berbeda.