Selain Vaksin Booster, Ini Syarat Ikut Mudik Gratis BUMN

·Bacaan 3 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengeluarkan kebijakan yang membolehkan masyarakat mudik Lebaran dengan beberapa syarat. Salah satunya yaitu telah vaksin booster.

Menyikapi keputusan Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir menggagas program mudik gratis BUMN dan menunjuk PT Jasa Raharja selaku koordinator. Untuk menyukseskan mudik gratis bertema 'Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022', total 25 BUMN turut serta berpartisipasi mengantarkan warga masyarakat untuk pulang mudik dengan aman dan sehat.

Program mudik gratis merupakan Kolaborasi 25 BUMN menyediakan 510 bus dan 24 Kereta Api yang akan memberangkatkan kurang lebih 40 ribu pemudik. Jasa Raharja sebagai koordinator akan memberangkatkan total 20 ribu pemudik, di mana 5 ribu pemudik menggunakan bus dan 15 ribu pemudik dengan 24 kereta api.

Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN, Edi Eko Cahyono mengatakan, penyelenggaraan mudik gratis bersama BUMN merupakan bentuk mudik yang aman, bertanggung jawab, dan sehat. Aman karena mengalihkan puluhan ribu pengguna kendaraan terutama sepeda motor, ke moda transportasi umum seperti bus dan kereta api yang nyaman dan memenuhi standar keselamatan transportasi.

"Sehat karena para pemudik telah melengkapi diri mereka masing-masing dengan Vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2 serta Vaksin Booster, juga diberlakukan disiplin protokol kesehatan. Tujuannya untuk memastikan pemudik pulang dalam keadaan sehat dan tidak menularkan virus Covid-19 di tempat tujuannya," kata Edi di Jakarta, Kamis (21/4).

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono membeberkan syarat yang harus dipenuhi calon pemudik yang mengikuti program mudik gratis bersama BUMN. Pertama yaitu, warga harus divaksin lengkap dan booster. Bagi pemudik yang belum mendapatkan vaksinasi booster, Jasa Raharja melalui kolaborasi BUMN menyediakan gerai vaksinasi di lokasi pengambilan seragam peserta mudik.

Syarat Lainnya

Selain vaksinasi, syarat lainnya yang harus dipenuhi pemudik yakni memiliki sepeda motor dan SIM C. Satu orang pendaftar dibolehkan mengajak maksimal 4 orang dewasa (3 tahun ke atas), pendaftar dan calon peserta wajib memiliki hubungan keluarga (dibuktikan dengan KK, surat nikah, atau akta lahir), dan satu orang pendaftar hanya boleh terdaftar 1 kali.

Sesuai dengan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19, calon pemudik diwajibkan sudah memperoleh vaksin lengkap/booster. Untuk pemudik yang baru mendapatkan vaksin dosis kedua diwajibkan membawa hasil tes antigen maksimal 1x24 jam atau PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Seluruh proses pendaftaran sampai dengan verifikasi peserta mudik online dilakukan secara online. Masyarakat melakukan pendaftaran melalui aplikasi dan juga website resmi BUMN penyelenggara mudik. Demikian juga saat proses verifikasi tiket baik bus dan kereta api semua melalui aplikasi sehingga tetap sesuai standar protokol kesehatan.

Jadwal keberangkatan/Flag Off moda transportasi bus akan dilakukan pada tanggal 27 April 2022 pukul 07.00 WIB, di Stadion Gelora Bung Karno Senayan. Sementara untuk jadwal keberangkatan kereta api, akan dilakukan secara bertahap mulai 27 April hingga 1 Mei 2022, di stasiun Pasar Senen Jakarta.

Untuk Moda transportasi bus, akan mengantarkan ke 12 kota tujuan yaitu Kuningan, Cirebon, Purwokerto, Pati, Magelang, Ngawi-Madiun, Wonogiri, Sragen, Semarang, D.I. Yogyakarta, Surabaya dan Malang. Sedangkan untuk Moda transportasi kereta api, akan mengantarkan pemudik ke 5 kota tujuan yaitu Semarang, Solo, D.I. Yogyakarta, Malang dan Surabaya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel