Selama 2022, BPH Migas-Polri Amankan 1,4 Juta KL BBM Subsidi Selundupan

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Polri telah mengamankan 1,4 juta kilo liter (KL) BBM subsidi pada dugaan tindak pidana kegiatan usaha Hilir Migas, yang didominasi jenis Solar di sepanjang tahun 2022.

"Selama 2022 BPH Migas dan Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 1,4 juta KL (dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM)," kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam acara Media Visit di SCTV Tower, Jakarta Pusat, ditulis Rabu (18/1).

Erika mengatakan, barang bukti tersebut mayoritas berasal dari 3 Provinsi di Indonesia, yakni Jawa Timur, Jambi, dan Sumatera Selatan. Contohnya, kasus pengungkapan praktik penyelundupan BBM subsidi jenis Solar terjadi di salah satu SPBU wilayah Sulawesi Utara.

Kemudian, BPH Migas dan Polri juga berhasil mengungkap penyalahgunaan BBM solar subsidi sebanyak 6,8 ton pada kendaraan Dump Truck untuk diperjualbelikan kembali di wilayah Sumatera Selatan. "Saat ini kasus sudah tahap pemeriksaan di Kepolisian Daerah Sumatera Selatan," jelas Erika.

Contoh kasus lainnya, BPH Migas dan Kepolisian Daerah Jambi berhasil melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi pada agen premium dan minyak solar di wilayah Desa Purwodadi, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi.

Dia berharap sinergi dengan Polri ini efektif untuk memberantas praktik penyelundupan maupun penyalahgunaan BBM subsidi di sejumlah daerah. Menyusul, banyaknya personil yang dimiliki oleh Polri. "Jadi, memang seperti kepolisian punya aparat sampai ke wilayah terkecil itu sangat membantu kami," ucap Erika. [azz]