Selama Dua Pekan, Serbuan Vaksinasi Sasar 110 Pesantren di Jatim

·Bacaan 3 menit

VIVA – Sebanyak 110 pesantren di Jawa Timur diserbu vaksinasi dalam dua pekan ke depan. Vaksinasi yang menyasar para santri dan pengurus pesantren itu dipantau langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Vaksinasi di 110 pesantren itu dilaksanakan dari 24 Agustus sampai 7 September 2021. Pada Rabu, 25 Agustus 2021, secara serentak vaksinasi digelar di sedikitnya 41 pesantren di Jatim. Panglima TNI dan Kapolri meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pesantren Tebuireng Jombang.

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kepala Polda Jatim Irjen Pol Nico Afinta turut mendampingi kunjungan Panglima dan Kapolri di Tebuireng. Di sana, mereka disambut oleh pengasuh pesantren, KH Abdul Hakim Mahfudz.

Total 315.581 dosis vaksin Sinovac yang disiapkan pada kegiatan vaksinasi di 110 pesantren di Jatim itu. Sementara untuk pelaksanaan pada Rabu di 41 pesantren, vaksin yang disiapkan sebanyak 37.149 dosis. Adapun di Pesantren Tebuireng disediakan 4.979 dosis.

Dengan adanya kegiatan vaksinasi massal di 41 pesantren se-Jawa Timur ini, Kapolri berharap, Ponpes di wilayah lain ikut melakukan hal serupa. Sebab, kata Sigit, untuk akselerasi wujudkan herd immunity terhadap COVID-19, diperlukan kerja sama dan gotong-royong antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

"Kegiatan vaksinasi ini diharapkan akan memberikan contoh bagi Pondok Pesantren lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa," ucap Sigit kepada wartawan, Rabu 25 Agustus 2021.

Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan, berdasar data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per tanggal 24 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional sudah di angka 28,19 persen dosis 1 dan 15,75 persen untuk dosis 2 dari 208.265.720 orang. Kemudian, lanjutnya, capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yakni 56,25 persen pada dosis 1 dan 36,71 persen di dosis 2 dari jumlah sasaran vaksinasi yaitu sebanyak 1.019.942 orang.

"Melihat capaian tersebut, saya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Jombang, mari bersama berbondong-bondong meluangkan waktu untuk melaksanakan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah untuk mencapai 100 persen dosis I dan II agar herd immunity terutama di Kabupaten Jombang dapat segera terwujud," katanya.

Menurutnya, meski Tanah Air sempat mengalami lonjakan COVID-19 yang cukup tinggi, dewasa ini, berkat kerja dari Pemerintah dan elemen masyarakat, angka virus corona dan BOR dapat ditekan atau menurun.

"Penurunan kasus COVID-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4 yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian pemerintah agar tidak terjadi lonjakan COVID-19 kembali," ujar Sigit.

Lebih lanjut dirinya kembali mengimbau masyarakat dan para Santri serta pengurus Ponpes, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin, ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi dilaksanakan secara serentak di 41 Ponpes se-Jawa Timur dengan target capaian total sebanyak 37.149 dosis.

"Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan COVID-19, kita selamatkan keluarga kita, kita selamatkan masyarakat kita, kita selamatkan saudara-saudara kita. Mohon doa, mohon dukungan dan kontribusi dari seluruh rekan-rekan sehingga kita bisa bersinergi mengatasi masalah yang kita hadapi bersama ini, serta dapat menjalani kehidupan normal. Amin, Amin, Amin Ya Rabbal Alamin," katanya.

Baca juga: Dokter di Sulsel Wafat Setelah Vaksinasi Booster, RS Beri Klarifikasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel