Manasin Mobil Jangan Cuma Dinyalakan Mesinnya, Lakukan Ini Juga

Pius Yosep Mali

VIVA – Masih banyaknya warga yang terinfeksi virus COVID-19, membuat Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, belum mengubah status darurat virus Corona di wilayah kerjanya. Dia, bahkan memperpanjang status ini sampai 19 April 2020.

Dengan kondisi demikian, bisa jadi warga akan lebih lama melakukan aktivitasnya dari rumahnya masing-masing. Bagi pemilik mobil yang tak bepergian, disarankan untuk tetap menyalakan kendaraannya meski jarang dipakai.

"Sebenarnya mobil sekarang enggak repot. Pemilik disarankan untuk menyalakan mesinnya saja, apalagi kalau beberapa minggu ini hanya ada di rumah," ujar Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi, saat dihubungi VIVA, Selasa 31 Maret 2020.

Menyalakan mesin kendaraan, kata dia, tak perlu dilakukan setiap hari. Jika tak memungkinkan, bisa dilakukan dengan periode seminggu sekali, untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.

Baca juga: Dua Dekade 'Nongkrong' di Garasi, Mobil Eropa Ini Punya Harga Wow

"Panasin mobilnya, boleh menyalakan mesin selama kurang lebih 15 sampai 30 menit, atau idealnya dibawa berkeliling sekitar rumah. Mana yang paling nyaman untuk customer," tuturnya.

Sementara itu, Head Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi mengatakan, menyalakan mesin bertujuan untuk mencegah aki tekor selama mobil tak dipakai.

Jika pemilik punya waktu untuk menjalanan kendaraannya, cara ini juga direkomendasikan olehnya. Sebab, kata dia, dengan dikemudikan sebentar saja, bisa membuat komponen mobil kembali bekerja.

"Disarankan memang dibawa putar-putar komplek lah mobilnya. Pertama, bisa untuk men-charge ulang aki. Lalu, saat lama enggak dijalankan mobilnya, ban akan menumpu di satu sisi saja, nanti bulatnya enggak sempurna lagi," paparnya.