Selama KTT G20, Indosat Catat Lonjakan Trafik 5G 123 Persen

Merdeka.com - Merdeka.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyebut berhasil menjaga kualitas jaringan dan layanan terbaiknya dalam puncak rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali baik di jaringan 5G maupun 4G. Tercatat lonjakan trafik 5G rata-rata sebesar 123 persen, sedangkan trafik 4G turut mengalami kenaikan rata-rata sebesar 22 persen dibandingkan hari biasa.

Kenaikan trafik ini turut didukung oleh uji coba implementasi 5G di spektrum frekuensi 3.5 GHz dan 26 GHz yang dilakukan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang mampu menghasilkan kecepatan koneksi data (throughput) sampai dengan 800 Mbps.

IOH juga membangun Digital Command Center yang berlokasi di Kantor IOH, Bypass Ngurah Rai, Tuban, Bali, sebagai wujud komitmen IOH bersama Kementerian Kominfo RI untuk menyukseskan puncak rangkaian acara KTT G20. Digital Command Center merupakan pusat pemantauan kondisi jaringan telekomunikasi IOH secara terintegrasi yang mampu mendeteksi potensi gangguan secara cepat di sites agar dapat segera diatasi.

"Di Command Digital Center IOH terdapat sistem monitor untuk memantau trafik data, throughput, jumlah pengguna, kondisi BTS, sampai kualitas layanan aplikasi favorit pelanggan baik di jaringan 5G dan 4G selama rangkaian puncak KTT G20. Saat ini sudah ada peningkatan trafik data yang signifikan seiring dengan telah berlangsungnya side event G20 sejak tanggal 11 November lalu. Kualitas jaringan kami pantau ketat selama 24 jam penuh untuk memastikan IOH bisa memberikan marvelous experience bagi pelanggannya," kata Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung dalam keterangan persnya, Kamis (17/11).

IOH menaikkan kapasitas jaringan hingga 76 persen di area KTT G20 dengan implementasi teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dan mencatatkan penambahan pengguna di area G20 sekitar 22 persen dibandingkan hari biasa.

Kecepatan mengunduh dan menggunggah data tercatat di kisaran 40 Mbps, dimana di lokasi utama seperti hotel The Apurva Kempinski dan Media Center di BICC mampu menembus 100 Mbps. Selain itu, IOH berhasil menjaga ketersediaan jaringan tetap 100 persen dengan latensi 40 ms untuk memberikan pengalaman terbaik saat pelanggan melakukan streaming video, berbagi pesan, foto, dan video melalui aplikasi messaging, serta melakukan posting di media sosial.

"Digital Command Center IOH adalah salah satu wujud komitmen kami untuk mendukung Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20, juga bentuk kolaborasi yang kuat dengan mitra strategis kami. Tentunya kami juga ingin memastikan agar pelanggan selalu bisa merasakan pengalaman digital kelas dunia dalam menggunakan layanan IOH, terutama di masa-masa terjadinya lonjakan trafik layanan komunikasi seperti saat pergelaran puncak rangkaian acara KTT G20 ini," jelas Desmond. [faz]