Selama Pandemi, 1.730 Isu Hoaks Seputar Covid-19 Beredar di Media Sosial

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali merilis data hoaks terbaru seputar covid-19. Dalam laporan periode 23 Januari 2020 hingga 11 Juli 2021 terdapat 1.730 isu hoaks yang ditemukan di media sosial.

Dari isu hoaks tersebut tersebar menjadi 3.774 konten di platform media sosial. Facebook menduduki urutan pertama dengan sebaran hoaks seputar covid-19 mencapai 3.153 konten.

Sementara posisi kedua ditempati oleh Twitter. Dalam platform media sosial berlogo burung itu terdapat 546 konten hoaks seputar covid-19.

Sedangkan di Youtube terdapat 49 konten hoaks seputar covid-19. Selain itu terdapat pula 26 konten hoaks seputar covid-19 di Instagram.

Dari jumlah konten hoaks di atas, Kominfo telah menurunkan 3.340 konten. Sementara 434 konten lainnya sedang ditindaklanjuti. Kominfo juga mencatat ada 113 konten terkait isu hoaks covid-19 yang dibawa ke ranah hukum.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Simak Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel