Selama Pandemi, Mendikbud Nadiem Disebut Sudah Lakukan Inovasi

Syahrul Ansyari
·Bacaan 1 menit

VIVA - Anggota Komisi X DPR, Sofyan Tan, mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, di antaranya terkait pola pembelajaran di tengah pandemi COVID-19. Menurut dia, Nadiem telah membuat inovasi yang bagus dalam kegiatan belajar mengajar saat pandemi.

"Nadiem mampu melakukan berbagai penyesuaian dalam kondisi pandemi begini terhadap proses pembelajaran, sehingga tetap dapat terlaksana bagus. Hal ini menurut saya yang perlu disambut baik," kata Sofyan pada Rabu, 30 Desember 2020.

Ia mengatakan beberapa hal yang dilakukan terkait pembelajaran semasa pandemi antara lain penyederhanaan kurikulum yang membuat guru lebih mudah menyampaikan materi, dan kurikulum darurat juga membuat beban siswa dan guru berkurang.

"Pendidikan tidak kekurangan materi ajar, tetap sesuai targetnya. Murid akhirnya tidak ketinggalan pelajaran. Ada solusi yang diberikan Nadiem," ujar Sofyan.

Baca juga: Menteri Nadiem Luncurkan Pedoman 3M COVID-19 dalam 77 Bahasa Daerah

Selain itu, Sofyan mengatakan inovasi yang dilakukan Nadiem juga terkait keputusan memberikan pulsa internet belajar secara gratis kepada para siswa dan guru, mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

"Ini gebrakan luar biasa Mendikbud sampai dikagumi negara lain. Bagi saya, suatu kebijakan inovasi supaya pendidikan Indonesia tetap mudah berlangsung dan meringankan ekonomi pelaku pendidikan," kata dia.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak (FKIP-Untan), Martono, melihat Menteri Nadiem telah menaruh prioritas kepada nasib guru selama masa pandemi dengan menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU). Karena, guru merupakan ujung tombak pendidikan.

"Apalagi saat pandemi, guru mampu memastikan proses belajar mengajar tetap terwujud untuk mencerdaskan sumber daya manusia Indonesia," katanya. (ren)