Selama Pandemi, Tagar Seputar Fesyen Termasuk Terfavorit di Tiktok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu telah mengubah prioritas belanja masyarakat, termasuk bagaimana mereka mengonsumsi produk kesehatan, kecantikan, dan juga fesyen. Tak hanya soal belanja, konten video di TikTok juga mengalami dinamika.

Ada peningkatan pada jumlah pecinta konten, khususnya konten fesyen, kecantikan dan personal care selama 2020 hingga 2021. Hal itu cukup mengejutkan, karena ternyata banyak orang justru lebih berminat pada fesyen dan kecantikan meski lebih banyak berada di rumah selama pandemi.

Menurut Head of Business Marketing, TikTok Indonesia Sitaresti Astarini, ada peningkatan signifikan untuk ketertarikan pengguna terhadap konten fesyen di TikTok.

"Terdapat peningkatan sebesar 70 persen untuk sektor pengguna TikTok di Indonesia yang mulai tertarik akan iklan atau konten video kategori fashion dan kecantikan di TikTok," terang Sitaresti dalam webinar tentang Insight untuk Fashion, Beauty dan Personal Care di TikTok, Rabu, 5 Mei 2021.

Ia menambahkan, maraknya video kategori fesyen yang beredar membuat meningkatnya video views untuk konten fesyen. Selain itu, muncul juga beragam tren fesyen yang berkembang di Tiktok selama setahun.

Salah satu konten fesyen yang menjadi tren di TikTok sejak tahun lalu sampai tahun ini adalah #gayadirumah. Konten ini menjadi salah satu konten yang trending dengan tagar terfavorit dan ditonton lebih dari miliaran kali. Konter tersebut biasanya berisi tentang inspirasi atau ekspresi gaya busana di rumah aja selama pandemi berlangsung.

Mendukung UMKM

Di Rumah Saja, Tagar Seputar Fesyen Termasuk Terfavorit di Tiktok. (Liputan6.com/Henry)
Di Rumah Saja, Tagar Seputar Fesyen Termasuk Terfavorit di Tiktok. (Liputan6.com/Henry)

Video dengan tagar gaya di rumah sampai saat ini sudah menembus dua miliar penonton. Selain konten gaya di rumah, ada beberapa konten yang menjadi tren fesyen di TikTok, seperti daster challenge, tips berpakaian dan sejarah berpakaian.

Meningkatnya penggunaan platform digital juga mempengaruhi pilihan masyarakat dalam memilih brand dan produk yang ingin dibeli. Situasi itu membuat UMKM dan brand ikut terdorong untuk memfokuskan strategi pemasarannya ke platform digital. Pihak TikTok pun berencana mengadakan program terbaru untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah Indonesia dalam waktu dekat.

"Nanti akan ada program yang lebih besar, mungkin di akhir bulan ini dengan beberapa kementerian untuk mendukung UMKM Indonesia," ungkap Sitaresti Astarini, Namun ia belum bisa menjelaskan lebih banyak mengenai program tersebut.

Secara garis besar, TikTok melihat isu pelaku UMKM yang bergabung dengan platform mereka pada umumnya berkaitan dengan cara menaikkan penjualan dan cara mengembangkan bisnis.

Infografis Donald Trump Vs TikTok

Infografis Donald Trump Vs TikTok. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Donald Trump Vs TikTok. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut: