Selamat, Suami Chacha Frederica Resmi Jadi Bupati Kendal

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Artis Chacha Frederica kini tengah berbahagia pasca resmi mengemban status baru sebagai sosok istri pejabat pemimpin daerah. Ya, suami Chacha, Dico Ganinduto resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi Bupati Kendal periode 2021-2026 pada Jumat 26 Februari 2021 di Semarang.

Mendampingi suami tercinta yang telah dipercaya warga Kendal untuk memimpin 5 tahun ke depan, Chacha pun mencurahkan rasa syukurnya tersebut dalam postingan di akun Instagram pribadinya, @chafrederica.

“Selamat bertugas suamiku syg... sumpah jabatan yg kamu ucapkan hari ini di saksikan Allah SWT, di saksikan para malaikatNya dan seluruh mahluk ciptaanNya, AlQuran pun turun menjadi saksi...” tulis caption postingan tersebut.

“InsyaAllah Allah mudahkan kamu dalam mengemban tugas dan amanah, aku tau kmu punya niat yg tulus, aku inget kmu pernah bilang, “aku mau fokus ngurusin kendal aja.” InsyaAllah Allah mudahkan ... Aaamiin ya Rabb,” jelasnya.

Saat momen pelantikan tersebut, Chacha tampil anggun dengan mengenakan gaun panjang dan jilbab berwarna hijau muda keperakan.

Beberapa waktu lalu pun ia memposting di akun IG-nya saat melihat rumah dinas Bupati yang bakal ia tempati bersama suami dan anak-anaknya. "Sudah tinggal di Kendal selama dua bulan, tapi masih di rumah sendiri karena rumah dinas kan masih diperbaiki," kata Chacha.

Sebagai istri Bupati, Chacha pun didapuk jadi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda yang artinya, ia akan memimpin ibu-ibu PKK se Kabupaten Kendal. Dan hari ini, Chacha resmi menjabat setelah dilantik oleh Ny. Atiqoh, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Jateng yang juga istri Gubernur Ganjar Pranowo.

Sebagai artis, tentu memimpin ibu-ibu PKK akan jadi pengalaman baru bagi Chacha. Ia bahkan telah berkomitmen tinggal di Kendal mengikuti sang suami.

Lalu bagaimana nanti kiprah Chacha Frederica sebagai Ketua Penggerak PKK Kendal? "Program PKK yang saya unggulkan adalah pengentasan stunting dan pemilihan sampah yang baik dan benar. Inspirasinya soal sampah itu saat saya tinggal di Jerman," jelasnya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno (Semarang)