Selebgram Jemur Miss V, Diklaim Ampuh Tingkatkan Gairah Seks

Donny Adhiyasa, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Letícia Martins, yang dikenal sebagai Lunna Leblanc, mengunggah fotonya saat sedang berjemur. Bukan sesi berjemur biasa, Namun, selebgram 23 tahun itu menunjukkan paparan sinar matahari tepat ke area intimnya.

Lunna mengambil foto dari sisi atasnya saat ia berjemur seraya berbaring. Terlihat sedikit bagian payudaranya yang menonjol, juga nampak paha dan selangkangannya yang terbuka lebar. Meski area Miss V masih tertutupi.

Wanita asal Brasil itu mengklaim, sesi berjemurnya dapat membuat libido meningkat alias gairah seks. Sebab, matahari mampu memberi tambahan vitamin pada tubuhnya yang kekurangan vitamin D.

"Tidak ada yang lebih baik dari matahari pagi. Tahukah Anda bahwa mengekspos bagian pribadi Anda di bawah sinar matahari dapat memberi Anda lebih banyak energi, meningkatkan libido, dan tetap membantu Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak?" tulisnya di akun Instagram, dikutip dari laman The Sun.

Ternyata, kata dia, hanya satu jam di bawah sinar matahari sudah cukup untuk memanaskan suasana di kamar tidur untuk pria dan wanita. Semuanya tergantung pada hal kecil yang disebut vitamin D, yang sering dijuluki vitamin seks, yang kita dapatkan dari paparan sinar matahari.

“Sepertinya sesuatu yang lain, tapi sebenarnya tidak. Berjemur di bagian pribadi sangat baik dan membantu meningkatkan libido. Saya suka pengalaman ini," bebernya lagi.

Senada dengan itu, beberapa penelitian telah mengaitkan vitamin D, atau kekurangan vitamin D, dengan perubahan dalam dorongan seks Anda. Pakar kesehatan seksual di Klinik Kesehatan Wanita, Aly Dilks, mengatakan bahwa matahari memang berperan besar dalam kesehatan tubuh.

Secara kimia yang dirangsang, testosteron adalah yang paling bertanggung jawab atas dorongan seks kita dan penelitian menunjukkan bahwa matahari adalah faktor yang hebat dalam produksinya.

Sementara itu, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rendahnya kadar estrogen pada wanita, yang berakibat pada rendahnya gairah seks.

"Pikirkan kembali ke masa manusia gua, orang-orang yang menangkap hewan di bawah sinar matahari sepanjang hari masih membutuhkan energi untuk kembali dan berkembang biak untuk menyelamatkan ras mereka. Ini adalah sisi alam yang paling natural," jelasnya.