Selebrasi Italia Juara Euro 2020: 1 Meninggal, 3 Jari Putus, dan Aksi Pembunuhan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Roma - Kabar buruk datang dari kesuksesan Italia menjuarai Euro 2020. Seorang suporter Gli Azzurri tewas dalam selebrasi.

Italia merebut gelar kedua Piala Eropa usai menaklukkan Inggris 3-2 (1-1) melalui adu penalti di Wembley, Senin (12/7/2021). Kesuksesan pertama diraih pada 1968.

Kemenangan tersebut memicu selebrasi di pelosok Negeri Piza. Namun, ada satu yang justru merengang nyawa.

Polisi Sisilia melaporkan, pemuda berusia 22 tahun meninggal karena kecelakaan mobil di Caltagirone. Korban ditenggarai ugal-ugalan karena ingin segera menuju pusat kota untuk merayakan kesuksesan Giorgio Chiellini dan kawan-kawan.

Namun, korban selebrasi Italia bukan hanya itu.

Kembang Api Meletus dan Pembunuh Beraksi

Pendukung Italia merayakan kemenangan di depan Koloseum Kuno Roma, Italia pada Senin (12/07/2021), setelah Italia berhasil mengalahkan Inggris pada Final Euro 2020 yang berlangsung di Stadion Wembley. Italia mengalahkan Inggris 3-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1. (AP/Riccardo De Luca)
Pendukung Italia merayakan kemenangan di depan Koloseum Kuno Roma, Italia pada Senin (12/07/2021), setelah Italia berhasil mengalahkan Inggris pada Final Euro 2020 yang berlangsung di Stadion Wembley. Italia mengalahkan Inggris 3-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1. (AP/Riccardo De Luca)

Di Milan, 15 orang terluka, tiga di antaranya serius, karena pesta melebihi batas. Salah satu dari mereka kehilangan tiga jari akibat kembang api meledak di tangan.

Sementara di kota dekat Foggia, seseorang memanfaatkan perayaan Italia untuk membalas dendam. Dia menembak mati sasaran di tengah kerumunan sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Keponakan korban yang baru berusia enam tahun juga terluka akibat serangan ini dan dalam kondisi kritis.

Saksikan Video Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel