Seleksi Hakim Agung, KY Undang Pakar Hukum

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) hari ini menggelar seleksi wawancara terbuka kepada Calon Hakim Agung untuk mengisi tujuh posisi hakim agung yang pensiun.

KY sendiri mengagendakan seleksi wawancara tersebut digelar selama lima hari, atau sejak Senin hingga Jumat pekan ini. Dari 23 calon, KY akan menyeleksi 5 calon setiap harinya.

Dalam seleksi wawancara tersebut, komisioner KY akan dibantu pakar hukum yang sengaja diundang untuk ikut menyeleksi.

"Untuk wawancara seleksi calon hakim bidang perdata ini Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dan Mantan Hakim Agung, Atja Sondjaja," ujar Juru Bicara KY, Asep Rahmat Fajar, di kantornya, Jakarta, Senin (22/7/2013).

Hari ini, lima calon hakim agung yang ikut seleksi wawancara, adalah Arofah Windiani, Hartono Abdul Murad, Heru Iriani, James Butarbutar, dan Khudori Aziz.

Sekedar informasi, Mahkamah Agung membutuhkan tujuh hakim agung, yakni empat hakim agung pidana, dua perdata dan satu orang tata usaha negara.

Baca Juga:

Pendaftaran Calon Hakim Agung Dibuka Senin Pekan Depan

Komisi Yudisial Buka Lowongan Tiga Posisi Hakim Agung

Hakim SA yang Membakar Surat Yasin Adalah Hakin Non Palu

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.