Seleksi penerimaan mahasiswa baru akademik dan vokasi disatukan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatukan seleksi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi akademik dan vokasi.

"Mulai tahun ini, baik perguruan tinggi akademik dan vokasi bersama-sama menggelar seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru, " ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan terdapat dua hal yang membedakan seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ini dan tahun sebelumnya. Pertama, seleksi berbasis tes terintegrasi menyatu antara pendidikan vokasi dan pendidikan akademik.

"Siswa cukup mendaftar sekali untuk bisa mengikuti seleksi baik di perguruan tinggi akademik, vokasi maupun institut jenjang sarjana maupun diploma," jelas dia.

Kedua, model tes tidak lagi berbasis subyek mata pelajaran. Akan tetapi lebih pada kesiapan siswa untuk belajar di perguruan tinggi.

"Soal yang ada pun tidak lagi mengukur kemampuan akademik siswa. Tes akan mengukur daya analisis siswa,” jelas dia lagi.

Terdapat tiga jalur seleksi mahasiswa baru yakni jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri.

Untuk jalur SNBP, prestasi akademik yang diukur juga meliputi semua mata pelajaran dengan bobot 50 persen. Sedang sisanya, diserahkan ke perguruan tinggi masing-masing yang bisa menggunakan parameter nilai mata pelajaran sesuai prodi yang akan diambil siswa serta prestasi non akademik lainnya.

Tahapan jalur SNBP dan SNBT diawali dengan registrasi akun SNPMB bagi Sekolah dan Siswa pada hari Senin, 9 Januari 2023, pukul 15.00 WIB, di portal SNPMB

(https://portal.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id).

Registrasi akun SNPMB bagi Sekolah akan

diakhiri pada 9 Februari 2023. Registrasi Akun SNPMB ini diperuntukkan khusus bagi lulusan

2023 yang akan mengikuti SNBP dengan masa pendaftaran yang berakhir pada 15 Februari

2023. Bagi peserta yang akan mendaftar SNBT, Registrasi Akun SNPMB dapat dilakukan pada

14–28 Februari 2023.***3***

Baca juga: Pakar: Merdeka Belajar respons perubahan dengan cepat

Baca juga: Kemendikbud: Lanskap budaya Indonesia berubah secara signifikan