Selesai Tugas di Papua, Prajurit Bremoro Kostrad Langsung Sujud Syukur

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ratusan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 413/Bremoro akhirnya tiba di Markas Komando Pasukan Tawon Bremoro yang terletak di Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.

450 prajurit andalan dibawah komando Kodam IV/Diponegoro itu tiba pada Jum'at malam Sabtu lalu di Markas Besar pasukan Tawon Bremoro. Kedatangan 450 prajrurit Tawon Bremoro itu langsung disambut oleh keluarga besar Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro yang sudah menunggu mereka.

Setibanya di markas komando, Komandan Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro langsung memimpin upacara kedatangan di Lapangan Asrama Yonif MR 413/Bremoro.

Tidak ada tampang lelah bagi para prajurit petarung itu. 450 prajurit yang pergi meninggalkan asrama dan keluarga selama sembilan bulan menjalan operasi penjaga perbatasan sektor utara itu tetap semangat mengikuti upacara yang digelar tengah malam itu.

"Hari ini adalah hari yang menggembirakan untuk kita semua, setelah kurang lebih sembilan bulan kita semua meninggalkan asrama dalam rangka tugas operasi pengamanan perbatasan sektor utara Papua. Dan Alhamdulillah puji syukur pada Tuhan karena malam ini tekad dan janji-janji kita kepada satuan ini, kepada keluarga kita tercinta bahwa kita akan melaksanakan penugasan dengan berhasil, aman, lengkap dan kembali aman dan lengkap," kata Komandan Yonif MR 413/Bremoro, Mayor Inf Arif Munawar dalam pengarahannya yang dikutip VIVA Militer, Senin, 5 April 2021.

Danyonif mengatakan, selama sembilan bulan menjalankan operasi di Papua, seluruh prajurit TNI AD itu telah berhasil membuat bangga satuan karena berhasil menjalankan operasi tanpa adanya kejadian yang menonjol selama menjalankan operasi.

"Semuanya sudah memberikan pengakuan dari tingkat Kolakops, sampai dengan tingkat Mabes TNI, bahkan sampai tingkat Kementerian semuanya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 413, oleh karena itu saya harapkan seluruh prajurit Bremoro dapat menjaga dan mempertahankan keberhasilan itu," ujarnya.

Kejadian lebih harunya lagi adalah, sebelum menutup pengarahannya, Danyonif MR/413 Bremoro Mayor Inf Arif Munandar mengajak kepada seluruh prajurit yang baru tiba di Markas Komando Pasukan Tawon Bremoro itu untuk melakukan sujud syukur atas keberhasilan selama menjalankan operasi di daerah rawan konflik tersebut.

"Saya mengajak kepada seluruh prajurit yang beragama islam marilah kita ucap syukur dengan melaksanakan Sujud Syukur, bagi yang beragama lain untuk menyesuaikan dengan ungkapan syukur sesuai dengan agamanya. Mari kita ungkapkan rasa syukur kita bersama-sama, Bismilahirrahmanirrahim.. Sujud syukur mulai," perintahnya.

Prosesi sujud syukur dengan suasana hening itu pun berlangsung beberapa detik. Seluruh prajurit Kostrad TNI AD itu mencium tanah dan rumput markas Bremoro dengan penuh kekhusyukan atas kembalinya dengan selamat selama menjalankan operasi.

Untuk diketahui, pasukan Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro itu meninggalkan daerah operasi sejak dua pekan lalu. Mereka keluar dari Sorong, Papua dengan menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Tanjung Kambani-971.

Baca: Pasukan Garuda TNI Berhasil Dapatkan Senjata Pemberontak Kongo