Selingkuh, Ruhut Sitompul Dilaporkan Istri ke Mabes Polri

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anna Rudhiantiana Legawati melaporkan dugaan selingkuh disertai pemalsuan data otentik suaminya, Ruhut Sitompul, ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/7/2011).

"Hari ini, bahkan sekarang Ibu Anna yang masih istri sah Ruhut Sitompul, yang suka aneh-aneh kalau ngomong di DPR, akan melaporkan ke Mabes Polri," kata Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum Anna setiba di Bareskrim.

Dengan mengenakan atasan blus bercorak bunga warna merah jambu, Anna mengaku bahwa suaminya, Ruhut Sitompul, memalsukan data otentik agar bisa menikahi wanita selingkuhannya, Diana Lupita.

"Sehubungan dengan pernikahan dia yang mengkau masih jejaka. Dan kemarin, kalian juga membaca di tabloid, yang dulu dibilang kumpul kebo. Wanita itu namanya Diana," ucap Anna.

Perselingkuhan artis, pengacara kondang, yang saat ini menjadi politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul dengan Diana Lupita itu, sempat diungkapkan Anna ke publik pada Februari 2008.

Menurut istri sah Ruhut tersebut, suaminya sudah melangsungkan hubungan gelap sejak 2007.

Saat itu, Anna membenarkan Diana Lupita yang masih berstatus sebagai istri orang dan mempunyai anak dua, sering bermesraan dengan Ruhut. Bahkan, Anna juga mengakui bahwa foto Ruhut mencium pipi Diana yang beredar di internet, berlokasi di Sidney, Australia.

Bukan itu saja, yang juga mengiris hati Anna, bahwa suaminya sendiri yang membelikan mobil BMW seri 320i nopol B 307 DL dan kepergok hendak membelikan apartemen senilai Rp 3,4 miliar untuk Diana Lupita.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.