Seluruh Gerai Giant Tutup Permanen, Berapa Kompensasi yang Diterima Pekerja?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seluruh gerai Giant dipastikan tutup permanen pada akhir Juli 2021 ini. Penutupan gerai ini menindaklanjuti strategis atas seluruh lini bisnis Hero Supermarket, perusahaan akan memfokuskan bisnisnya ke merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

Lantas bagaimana nasib pegawai Giant usai penutupan seluruh gerai ini?

Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket, Diky Risbianto mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan seluruh pekerja terkait penutupan seluruh gerai Giant ini.

"Yang dapat kami pastikan adalah kami telah mengomunikasikan hal ini secara jelas kepada tiap karyawan kami," kata dia kepada Liputan6.com, Sabtu (31/7/2021).

Selain itu, lanjut Diky, manajemen juga memperlakukan seluruh pekerja secara adil. Sehingga tidak ada perlakuan yang berbeda kepada seluruh pekerja di gerai Giant.

"Dan telah melakukan yang terbaik guna memastikan masa transisi yang lancar, serta memperlakukan semua pihak dengan adil dan hormat," ucapnya.

Terakhir, Diky juga memastikan jika perusahaan memberikan kompensasi kepada seluruh pekerja melebihi apa yang telah diatur pemerintah atas penutupan gerai Giant ini.

"Sebagai ungkapan terima kasih kami atas dukungan dan kerja keras karyawan yang terdampak, kami akan memberikan kompensasi di atas jumlah yang direkomendasikan di UU Cipta Kerja untuk memudahkan masa transisi mereka," tutup dia.

Hari Ini Terakhir, Seluruh Gerai Giant Bakal Tutup Permanen Besok

Rak-rak kosong di salah satu gerai supermarket Giant di Jakarta, Kamis (4/3/2021). Persaingan bisnis ritel makanan dan pandemi yang berkepanjangan membuat store Giant tutup satu per satu. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Rak-rak kosong di salah satu gerai supermarket Giant di Jakarta, Kamis (4/3/2021). Persaingan bisnis ritel makanan dan pandemi yang berkepanjangan membuat store Giant tutup satu per satu. (Liputan6.com/Johan Tallo)

PT Hero Supermarket Tbk. (HERO Group) memastikan seluruh gerai Giant resmi ditutup pada akhir Juli 2021 ini. Artinya, mulai Agustus tidak ada lagi gerai Giant yang beroperasi.

Kepastian tutupnya seluruh gerai Giant tersebut diungkapkan Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket, Diky Risbianto.

"Betul, sesuai dengan yang telah kami sampaikan sebelumnya, seluruh Gerai Giant akan berhenti beroperasi pada akhir Juli 2021," kata dia kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Sebelumnya, manajemen PT Hero Supermarket Tbk memang telah mengumumkan penutupan seluruh gerai Giant pada Mei 2021 lalu. Penutupan gerai ini menindaklanjuti strategis atas seluruh lini bisnis Hero Supermarket, perusahaan akan memfokuskan bisnisnya ke merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

“Dalam kurun waktu dua tahun, kami menargetkan akan menggandakan empat kali lipat jumlah gerai IKEA kami dibanding tahun 2020, serta membuka hingga 100 gerai Guardian baru hingga akhir tahun 2022,” kata Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall pada Mei 2021 lalu.

Sebagai bagian dari fokus baru ini, PT Hero Supermarket Tbk. akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA, yang diharapkan dapat menambah aksesibilitas bagi pelanggan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel