Seluruh jamaah haji Aceh kloter satu dinyatakan negatif COVID-19

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh menyebut seluruh jamaah haji kloter satu yang telah tiba di Tanah Rencong dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap (swab) antigen sehingga diizinkan untuk pulang ke daerah masing-masing.

"Alhamdulillah semuanya negatif COVID-19 dan tidak ada yang positif," kata Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Aceh Yusri di Banda Aceh, Rabu.

Jamaah haji Aceh kloter satu yang berjumlah 391 orang itu tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Selasa (26/7) sekitar pukul 19.25 WIB.

Baca juga: Seluruh jamaah haji dites usap COVID-19 setiba di Aceh

Begitu tiba di asrama haji dari Bandara Aceh, para jamaah langsung mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa tes usap (swab) antigen, sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19.

Satu per satu jamaah haji turun dari bus, langsung menuju ke ruang pemeriksaan usap antigen.

"Semoga kloter dua nanti juga demikian. Pesan saya tetap jaga kesehatan dan protokol kesehatan serta istirahat yang cukup saat dalam penerbangan kembali ke Tanah Air," kata Yusri.

Baca juga: PPIH: Jamaah haji Aceh dalam kondisi sehat di Arab Saudi

Jamaah haji kloter satu merupakan asal Kota Banda Aceh 187 orang, Aceh Besar 70 orang, Aceh Utara 57 orang, Pidie Jaya 52 orang, dan Sabang 19 orang, serta empat petugas kloter dan dua Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Koordinator Humas dan Penerangan PPIH Debarkasi Aceh Tajri mengatakan dengan hasil negatif COVID-19 itu maka jamaah haji kloter langsung dipulangkan ke daerah masing-masing.

Baca juga: 60 persen jamaah haji gelombang pertama telah kembali ke Tanah Air

"Jamaah haji sudah dipulangkan semua ke kampung halaman Selasa (26/7) malam. Yang tinggal hanya yang dirujuk ke RSUDZA karena gejala pneumonia atau radang paru-paru," kata Tajri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel