Seluruh jamaah haji tiba di Batam dites antigen

Seluruh jamaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam akan dilakukan pemeriksaan kesehatan termasuk tes usap antigen COVID-19 setibanya di Tanah Air, kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Hang Nadim Batam Edi Batara.

"Jamaah haji yang baru tiba di Bandara Hang Nadim akan dilakukan tes usap antigen secara keseluruhan, 100 persen jamaah dites antigen. Sebelumnya memang hanya 10 persen saja dari setiap kloter. Tapi sesuai aturan terbaru, akhirnya semua jamaah akan dites antigen," ujar dia di Batam, Minggu.

Lebih lanjut Edi menjelaskan pada tahap awal jamaah haji akan melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan "thermo scanner", jika terdapat jamaah yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celsius, maka akan dilakukan tes usap PCR.

Baca juga: PPIH: Penyambutan jamaah haji Derbarkasi Batam di Asrama Haji

Sementara jamaah haji yang suhu tubuhnya normal di bawah 37,5 derajat Celsius hanya dilakukan tes usap antigen.

"Bagi jamaah haji yang suhunya di atas 37,5 derajat Celsius dites PCR, sedangkan yang di bawah 37,5 derajat Celsius akan dites antigen," kata Edi.

Kepala Bidang Kesehatan Jamaah PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam dr. Achmad Farchanny menjelaskan tes usap antigen secara menyeluruh terhadap jamaah haji yang tiba di Tanah Air merupakan arahan dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI tentang Protokol Kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan Domestik dan ketentuan tambahan bagi pengawasan jamaah haji.

Baca juga: Jamaah haji Embarkasi Batam gelombang 2 berangkat ke Madinah 21 Juli

"Yang tadinya para jamaah itu kita hanya ambil sampel saja untuk antigen, saat ini kita harus ambil antigen semua untuk jamaah haji yang suhunya normal. Begitu pula nanti yang pada saat skrining 'thermo scanner' itu terdeteksi demam, langsung di Bandara Hang Nadim juga dites PCR," kata Achmad.

Terkait jamaah haji debarkasi antara yaitu jamaah asal Provinsi Riau dan Jambi, Achmad mengatakan pengambilan tes usap antigen akan dilakukan di bandara masing-masing daerah asal.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pihak yang bertugas agar dapat bekerja sama dalam menjaga koridor perjalanan jamaah haji yang telah dirancang oleh pihak Bandara Hang Nadim.

Baca juga: Seluruh jamaah haji Kota Madiun jalani tes usap cegah COVID-19

"Debarkasi antara, sebagaimana arahan dari Jakarta itu nanti akan diperiksa skrining di bandara asal, Jambi dan Riau. Jadi nanti kita harapkan tidak ada kebocoran dari AE 2 (tempat parkir pesawat jamaah haji) menuju ke A9 (ruang tunggu jamaah haji antara). Nanti kita tetap bersama dengan pihak imigrasi dan pihak Bandara Hang Nadim berjaga supaya tetap dalam 'buble', atau tidak berkontak dengan pelaku perjalanan yang umum," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel