Sembuh dari COVID-19, Mantan Menperin Saleh Husin Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin dinyatakan sembuh dan negatif dari COVID-19.Saleh mengatakan, dirinya sudah diperbolehkan kembali ke rumah oleh dokter pada Rabu, 28 April 2021. Ia sebelumnya telah menjalani perawatan di Eka Hospital Cibubur karena terinfeksi COVID-19.

Ia sempat jalani tes PCR COVID-19 pada 25 dan 26 April 2021, hasilnya masih positif meski kondisi badan baik. Saleh mengatakan, harus kembali tes PCR COVID-19 meski sudah diperbolehkan pulang. Ia pun menjalani tes PCR pada awal Mei 2021, dan negatif COVID-19.

“Iya (negatif COVID-19),” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat, ditulis Selasa (4/5/2021).

Saleh mengapresiasi para tenaga kesehatan di Eka Hospital yang telah ramah dan profesional dalam merawat pasien. Ia pun kembali mengingatkan kepada masyarakat meski sudah vaksinasi COVID-19 dua kali bukan kebal COVID-19.

Oleh karena itu, ia mengingatkan untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan.

Ia menambahkan, COVID-19 harus dilawan dan dikalahkan seperti yang dilakukannya saat ini. Hal itu dengan terus semangat, hati gembira, berpikir positif serta rajin olahraga, berjemur matahari, dan juga tidak lupa untuk salat dan berdoa.

“Mari kita bersama-sama memutus rantai pandemi dengan selalu mentaati protokol kesehatan,” ujar Saleh.

Sempat Dirawat karena Terinfeksi COVID-19

Sebelumnya, Managing Director Sinarmas, Saleh Husin terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menjalani tes antigen dan PCR COVID-19.

Saleh mengatakan, dirinya tidak mengalami gejala COVID-19. Kondisinya pun stabil. Saleh menceritakan, kalau dirinya mengetahui positif COVID-19 setelah menjalani tes antigen dan PCR COVID-19.

Saleh ingin kunjungan kerja untuk kegiatan bakti sosial di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan harus tes antigen karena naik pesawat. Dari tes antigen itu, dirinya terkejut ketika mendapatkan hasil reaktif.

"Sementara oke-oke saja. Kemarin malam mau kunjungi daerah dan naik pesawat terbang. Bantu korban di NTT. Naik pesawat untuk Kamis sore. Harus tes antigen, hasilnya reaktif. Saya buru-buru ke rumah sakit Bunda untuk tes PCR, dan hasilnya positif,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Jumat, (16/4/2021).

Kemudian, ia pun bergegas kembali ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri. Ia langsung meminum Linhua, vitamin C, vitamin D, vitamin K dan zinc.

"Saya isolasi mandiri di rumah. Satu kamar dikosongkan. Karena CT (cyle threshold) rendah 17,3 atas saran teman-teman pindah ke rumah sakit di Eka Hospital (Cibubur-red). Tidak mau ambil risiko dan ditangani dokter. Agar saya lebih terkontrol sekaligus menjaga hal-hal yang mungkin bisa saja terjadi, juga sekaligus menjaga agar orang di rumah tidak terganggu,” ujar dia.

Saleh membawa pakaian olahraga untuk tetap beraktivitas sehingga kondisi badan tetap fit. “Kondisi jantung dan darah oke,” kata Ketua Majelis Amanat Universitas Indonesia ini .

Dalam keterangannya, Saleh pun meminta sahabat yang mungkin berinteraksi dengan dirinya sebaiknya melakukan tes PCR COVID-19.

Saleh mengatakan, dirinya terkenal sangat ketat menjalani protokol kesehatan. Dalam keseharian, ia pun memakai masker dan faceshield. Dirinya pun rutin berolahraga dengan menerapkan protokol kesehatan. “Saya terkenal terapkan protokol kesehatan ketat, pakai masker, faceshield, tidak mau makan di luar,” ujar dia.

Ia pun memikirkan dan merunut ke belakang aktivitas yang dilakukannya. Saleh menduga kemungkinan terkena COVID-19 saat hadiri acara pernikahan pada Minggu, 11 April 2021. Saat itu, ia sempat makan, melepas masker dan berbincang-bincang.

"Minggu itu saya gowes dengan tetap terapkan protokol kesehatan, kemudian saya malam ikuti acara kawinan teman. Saya buka masker karena makan dan ngobrol,” kata dia.

Saleh menambahkan, dirinya sudah menjalani program vaksinasi COVID-19. Oleh karena itu, ia pun mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski sudah menjalani program vaksinasi COVID-19.

"Walau sudah vaksin tetap jalani protokol kesehatan. Dengan pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini