Sementara, Pemasukan Tiket Uji Coba Arema FC Vs RANS Cilegon FC Mencapai Setengah Miliar Rupiah

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Pertandingan uji coba bertajuk football synergy antara Arema FC dan RANS Cilegon FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (6/6/2021) benar-benar menyita perhatian publik. Indikasinya, tiket pertandingan untuk menyaksikan pertandingan melalui live streaming sudah terjual hingga 33.600 tiket.

Bahkan jumlah tersebut masih bisa bertambah. Penjualan tiket baru ditutup satu jam jelang kick-off laga uji coba yang digelar Minggu (6/6/2021) malam WIB.

Satu hal yang pasti, ini menjadi sistem baru yang bisa menjadi sumber pemasukan baru bagi klub. Para penggemar baru bisa menyaksikan pertandingan secara streaming setelah membeli tiket online tersebut. Pihak RANS Cilegon FC yang menggagas sistem ini karena sudah terbiasa melakukan streaming.

"Data tiket itu baru sampai pukul 13.00 WIB tadi. Itu sebabnya uji coba ini disebut football synergy. Saling bersinergi dengan kelebihan masing-masing," ujar media officer Arema FC, Sudarmaji.

Tiket pertandingan dibanderol dengan harga Rp20 ribu. Artinya, sudah ada pemasukan sebesar Rp672 juta rupiah untuk tiket uji coba ini. Sebuah pemasukan tertinggi bagi Arema FC dan RANS Cilegon FC. Belum lagi pemenang laga akan mendapatkan bonus dari pengusaha yang mendapatkan julukan Crazy Rich Malang, Gilang Widya, senilai Rp200 juta.

Siap Tempur

Arema FC menerima tantangan latihan bersama dengan klub Liga 2 RANS Cilegon FC pada 6 Juni di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Arema FC menerima tantangan latihan bersama dengan klub Liga 2 RANS Cilegon FC pada 6 Juni di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sementara dari persiapan kedua tim, Arema FC dan RANS sama-sama siap tempur. Namun, tensinya tidak panas. Dua tim terlihat sangat akrab dan terlihat dari sesi konferensi pers jelang laga pada Sabtu (5/6/2021) siang.

Kebetulan perwakilan dari RANS Cilegon FC merupakan mantan Arema FC, yaitu Bambang Nurdiansyah dan Hamka Hamzah. Mereka sempat mengucapkan salam khas Arema pada awal konferensi pers.

Banur, sapaan karib Bambang Nurdiansyah, pernah melatih Arema pada 2007. Meski kariernya terbilang singkat di Arema, tapi dia tetap punya historis, terutama karena Banur merupakan orang asli Malang.

Sementara Hamka Hamzah merupakan kapten Singo Edan pada musim 2016 dan 2018 hingga 2019. Kali ini ia datang bersama RANS Cilegon FC sebagai pemain sekaligus manajer tim.

"Banyak kenangan manis di Arema. Teman-teman, suporter hingga media sudah seperti saudara. Sekarang saya kembali justru untuk belajar bagaimana bisa membuat tim seperti Arema," ujar pemain asal Makassar itu.

Sementara dari pihak penyelenggara, uji coba ini menerapkan protokol kesehatan yang sama seperti Piala Menpora 2021. Media dan panpel yang bertugas dibatasi jumlahnya. Khusus untuk media, hanya ada 20 jurnalis dan 7 fotografer yang bisa melakukan peliputan langsung.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel