Sempat Anggap Anak Vanessa Angel Dimanfaatkan untuk Konten, Ernest Prakasa Minta Maaf

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gala Sky Andriansyah, putra semata wayang mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, selamat dari kecelakaan maut di tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021). Kini, Gala masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Banyak yang begitu perhatian pada Gala, sehingga tak sedikit yang ingin tahu perkembangan kesehatannya.

Sahabat mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, Tom Liwafa kerap membagikan perkembangan bocah satu tahun tersebut di Instagram Stories miliknya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dianggap Konten

Vanessa Angel (Foto: Instagram/@tomliwafa)
Vanessa Angel (Foto: Instagram/@tomliwafa)

Namun, Ernest Prakasa, sempat mengunggah sebuah pernyataan di Twitter yang kini sudah dihapusnya.

"Semoga baby Gala dilindungi dari nafsu berkonten yang membara dari orang-orang disekitarnya," tulisnya pada Sabtu (6/11/2021).

Angkat Bicara

Mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. (Instagram/ vanessaangelofficial)
Mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. (Instagram/ vanessaangelofficial)

Mendapat pernyataan seperti itu, sahabat mendiang, Tom Liwafa, akhirnya buka suara melalui Instagram Storiesnya, Minggu (7/11/2021).

"Dear orang orang yang bacot di twitter tapi gak ada kontribusinya! Sebelumnya mohon maaf apabila kata kata saya lumayan blak blakan ya.

Saya akan menjelaskan beberapa case yang sudah kita tangani yang sebenernya saya gak mau nulis ini jika gak terpaksa," ungkapnya.

Terkuras

Ernest Prakasa (Foto: Instagram/@ernestprakasa)
Ernest Prakasa (Foto: Instagram/@ernestprakasa)

Tom Liwafa, menambahkan bahwa bukan hanya harta saja yang terkuras untuk bisa mengurus keluarga mendiang tapi juga waktu.

"Mengurus jenasah sahabat saya , pertolongan cepat terhadap Gala , memfasilitasi keluarga semua korban yang ada di surabaya sampe hari ini sudah merupakan hal yang kita jalankan sampe hari ini," lanjutnya.

Tidak Perlu Konten

Ditegaskan Tom Liwafa bahwa dirinya bukanlah seorang konten kreator melainkan seorang pebisnis.

"Yang tidak perlu kontan dan ulas masalah orang , hanya untuk bisa dapat TRAFFIC! Mana pernah saya bahas masalah orang untuk dapat komen dan retwet ? Bahkan twitterpun saya gak punya , tapi tentu team saya terus patroli di all socmed untuk maping berita yang gak benar," sambungnya.

Jangan Giring Opini

Tom Liwafa juga meminta agar tak usah menggiring opini yang tak benar kepada publik bila tidak paham kondisi lapangan.

"Apakah anda bisa juga di katakan gak ngonten jika anda nge twet baby gala ? Semua orang bisa berfikir jika netral," tambahnya.

Minta Maaf

Mendapat pernyataan tersebut, Ernest Prakasa melalui Twitter yang juga diunggah di Instagram terverifikasi miliknya, meminta maaf.

"Terlepas dari niatnya, yang menjadi dampak riil adalah hasilnya. Ketika sudah muncul lebih banyak keburukan daripada manfaatnya, maka saya sudah berbuat salah. Twit soal baby Gala sudah saya hapus, saya minta maaf atas kesalahan saya," tulisnya dengan emotikon tangan bersekedap.

Unggahan Ernest ini pun mendapat respons dari Tom Liwafa dengan diunggah di Stories-nya. "Respect," ia memberikan jawaban.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel