Sempat Berenang Pakai Toples, Pria di Ogan Ilir Tenggelam Karena Perahunya Bocor

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Palembang - Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), kembali menelan korban. Kali ini dialami oleh Selamet Riadi (33).

Warga Desa Santapan Timur Kecamatan Kandis Ogan Ilir Sumsel, tenggelam usai perahu yang dibawanya bocor dan karam, pada hari Jumat (4/6/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Ani, saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Ogan Ilir mengatakan, awalnya korban mau menyeberang sungai menggunakan perahu. Di tengah sungai, badan perahunya bocor dan akhirnya tenggelam.

Dia yang saat kejadian sedang mencuci pakaian di pinggir sungai, juga melihat korban sempat berenang ke tepian. Bahkan korban sempat menggunakan toples plastik, untuk memudahkannya berenang ke pinggir sungai.

“Tapi arus sungai yang deras, membuat korban langsung terhanyut dan tidak terlihat lagi,” katanya.

Mendapat kabar ada warga yang tenggelam, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir langsung ke TKP.

"Anggota kami dibantu warga, masih melakukan pencarian terhadap orang tenggelam," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ogan Ilir Ardha Munir.

Korban Belum Ditemukan

Sungai Ogan yang menjadi lokasi hilangnya korban, saat perahunya bocor dan tenggelam di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Sungai Ogan yang menjadi lokasi hilangnya korban, saat perahunya bocor dan tenggelam di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

Polsek Rantau Alai Ogan Ilir, pihak Kecamatan Kandis dan pemerintah desa, turut mengerahkan anggotanya untuk mencari keberadaan korban yang tenggelam.

Kapolsek Rantau Alai Iptu Sondi Fraguna menuturkan, korban tenggelam belum ditemukan. Namun mereka tak henti melakukan pencarian, yang juga dibantu warga sekitar.

"Pencarian masih terus dilakukan. Tim gabungan, semua unsur bersinergi. Semoga korban tenggelam segera ditemukan,” ujarnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel