Sempat Dipajang 2 Hari, Mobil Ini Batal Meluncur

·Bacaan 1 menit

VIVA – Peluncuran mobil baru adalah sebuah momen, di mana produsen sudah yakin bahwa produk yang mereka tawarkan bakal diterima oleh pasar.

Sebelum bisa sampai ke tahap itu, banyak proses yang harus dilalui. Mulai dari merancang produk, survei pasar hingga menyiapkan berbagai program penjualan.

Tak jarang, pabrikan mobil juga menghadirkan bocoran informasi terlebih dahulu, dengan harapan bisa membangkitkan rasa penasaran calon konsumen.

Hal itu pula yang dilakukan oleh Mahindra, ketika memperkenalkan mobil baru mereka yang masuk dalam kategori sport utility vehicle atau SUV, yakni Mahindra Thar di Australia.

Kendaraan berpenampilan gagah itu sebelumnya sudah dijual resmi di negara asalnya, yakni India pada tahun lalu. Sambutan konsumen kala itu cukup besar, bahkan ada yang sampai harus antre.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Motorbeam, Senin 17 Mei 2021, foto Thar sempat dipajang di laman resmi Mahindra di Negeri Kanguru. Namun setelah dua hari, gambar penggoda itu tidak lagi ada.

Rupanya, hal itu disebabkan adanya tuntutan dari pabrikan mobil asal Amerika Serikat, yakni Jeep. Mahindra dianggap telah melanggar hak cipta, terkait desain Thar yang memiliki banyak kemiripan dengan produk mereka.

Kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi, di mana Mahindra pernah memiliki hak untuk membuat mobil CJ-3. Setelah itu, mereka merancang Thar generasi pertama dengan wujud mirip produk Jeep.

Bukan hanya soal gambar di laman resmi, Jeep juga murka karena ada satu unit Thar yang beredar di Australia, dan statusnya untuk uji jalan. Kini, mobil tersebut dikabarkan sudah tidak lagi terlihat di jalan raya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel