Sempat Memanas, Massa Demo Tolak BBM di Patung Kuda Saling Dorong dengan Aparat

Merdeka.com - Merdeka.com - Aksi unjuk rasa mulai memanas di lokasi demontrasi oleh sejumlah organisasi mahasiswa baik Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) maupun dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) hari Jumat, (8/9). Sejumlah mahasiswa terlibat aksi saling dorong mendorong dengan barikade petugas.

Pantauan merdeka.com, peserta aksi GMNI maupun BEM SI sempat merusak kawat berduri yang telah dipasang oleh petugas kepolisian dengan cara menarik paksa sambil menginjaknya dengan poster.

Sambil teriakan dari salah seorang orator 'Revolusi' berkali kali, massa mencoba memaksa maju hingga mengakibatkan aksi saling dorong mendorong dengan petugas.

Pada saat orator mulai meneriakkan 'revolusi' massa mulai maju paksa. Sesaat kejadian tersebut terjadi salah seorang polisi menempelkan kedua telapak tangannya sebagai tanda untuk tidak anarkis.

Tapi permohonan dari salah seorang polisi tersebut tampak tak diindahkan oleh para mahasiswa yang masih terus bergelora dalam tuntutan menolak kenaikan BBM.

Namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama usai salah seorang orator dari mobil orasi memerintahkan untuk membuat barisan kembali seperti semula.

Hingga saat ini para demonstran mulai tertib kembali sambil melakukan unjuk rasa. [rhm]