Sempat Terbakar, IHSG Akhirnya Ditutup Menguat ke 5.356

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin ini. Bursa saham sempat mengalami tekanan di tengah perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (8/11/2020), IHSG ditutup naik 20,47 poin atau 0,38 persen ke posisi 5.356. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,67 persen ke posisi 840,51.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.395,71 dan terendah 5.319,42.

Pada sesi penutupan pedagangan, 238 saham perkasa sehingga membawa IHSG di zona hijau. Sedangkan 203 saham tertekan dan 169 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 842.695 kali dengan volume perdagangan 13,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,7 triliun.

Investor asing beli saham Rp 189 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.104.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, sebagian besar berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang melonjak 2,38 persen. Kemudian disusul sektor infrasreuktur yang menguat 1,18 persen dan sektor keuangan yang juga naik 0,96 persen.

Saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain TMPO yang naik 28,33 persen ke Rp 154 per lembar saham. Kemudian INCI yang naik 24,81 persen ke Rp 830 per lembar saham dan ARII yang yang naik 23,32 persen ke Rp 550 per lembar saham.

Saham yang melemah antara lain SWAT yang melemah 6,95 persen ke Rp 107 per lembar saham. Kemudian NZIA turun 6,95 persen ke Rp 174 per lembar saham dan PNBS turun 6,85 persen ke Rp 68 per lembar saham.

Pembukaan Perdagangan

Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4).  Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan di awal pekan ini. Gerak IHSG pada hari ini seirama dengan bursa Asia.

Pada prapembukaan perdagangan Senin (9/11/2020), IHSG menguat 36,89 poin atau 0,84 persen ke level 5.383,17. Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih tetap menguat dengan naik 51,02 poin atau 1,02 persen ke level 5.390,24.

Sementara indeks saham LQ45 juga menguat 1,56 persen ke posisi 847,36. Seluruh indeks acuan berada di zona hijau.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.595,50. Sedangkan terendah 5.368,06.

Sebanyak 216 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 39 saham melemah dan 133 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 33.919 kali dengan volume perdagangan 551,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 590,5 miliar.

Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 40 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.282 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor yang melemah yaitu aneka industri yang turun 0,23 persen.

Sektor yang menguat dipimpin oleh sektor infrastruktur yang melonjak 1,70 persen. Kemudian disusul sektor keuangan yang menguat 1,42 persen dan sektor pertambangan menguat0,90 persen.

Saksikan video pilihan berikut ini: