Sempat Vakum, Jaguar Land Rover Kembali Hadir di Indonesia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Awal tahun lalu, distributor produk otomotif yang menawarkan mobil mewah Jaguar dan Land Rover di Indonesia harus tutup karena masalah internal. Sejak saat itu, merek asal Inggris tersebut tidak memiliki perwakilan resmi.

Namun, kini mereka kembali hadir di bawah naungan perusahaan baru. Jaguar Land Rover Asia Pacific mengumumkan, bahwa mereka menunjuk PT JLM Auto Indonesia sebagai distributor tunggal serta importir kendaraan dan suku cadang JLR di Indonesia.

“Bekerja sama dengan Inchcape, JLM Auto Indonesia adalah mitra yang tepat untuk membangun warisan jangka panjang bagi Jaguar Land Rover,” ujar Managing Director JLR Asia Pacific, Alistair Scott melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Jumat 20 Agustus 2021.

Inchcape bukan perusahaan asing bagi JLR, mereka sudah menjalin kerja sama selama lima dekade dan tertarik untuk mengembangkan pasar di Asia Tenggara.

Managing Director Inchcape Indonesia, Khoo Shao Tze mengatakan bahwa untuk bisa menembus pasar otomotif di Tanah Air, mereka menggandeng produsen mobil dan kendaraan bermotor ternama yang berlokasi di Jakarta.

“Bermitra dengan Indomobil, Inchcape berada dalam posisi terbaik untuk terus meningkatkan standar layanan kami bagi pelanggan Jaguar Land Rover, termasuk memperkenalkan jajaran model luar biasa mulai hari ini dan tahun-tahun mendatang,” tuturnya.

Dengan beralihnya kepemilikan hak distribusi JLR ke JLM Auto Indonesia, maka para pemilik maupun calon konsumen mobil Jaguar dan Land Rover mulai bulan depan bisa mengunjungi bengkel sementara yang berlokasi di kawasan Halim, Jakarta Timur, serta showroom dan workshop sementara di Jalan TB Simatupang.

Diharapkan pada awal 2022, fasilitas khusus JLR yang baru dengan luas 2.913 meter persegi dan dibangun sesuai dengan standar global Jaguar Land Rover, akan siap di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel