Semprot Disinfektan di Zona Merah Corona

Lazuardhi Utama

VIVA – Jumlah pasien yang positif terinfeksi Virus Corona COVID-19 di Indonesia mencapai 2.273 orang, hingga Minggu sore, 5 April 2020. Dari jumlah 2.273 kasus itu, sebanyak 1.911 pasien tengah menjalani perawatan. Jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 198 orang serta dinyatakan sembuh sebesar 164 orang.

Sejauh ini, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif Corona tertinggi. Berdasarkan laman resmi Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, jumlahnya mencapai 1.143 orang. Di mana 728 orang menjalani perawatan serta 246 orang melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, pasien positif Corona yang dinyatakan sembuh mencapai 58 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 111 orang. Pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan jumlah pasien Corona dengan menyiapkan sejumlah aturan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Salah satunya Keputusan Presiden (Keppres) No. 11 Tahun 2020 tentang Status Kedaruratan Kesehatan Akibat Pandemi Corona di Indonesia berdasarkan UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Selain itu, Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 Tahun 2020 yang mengatur soal PSBB. Hal ini dilakukan karena pemerintah meyakini di luar masih terjadi penularan kasus positif COVID-19 tanpa gejala.

Dalam upayanya menanggulangi penyebaran wabah Corona di Tanah Air, khususnya wilayah Jabodetabek, Perusahaan Umum Perumahan Nasional yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Bencana BUMN melaksanakan Tanggap Bencana COVID-19 di daerah Jakarta Timur dan Tangerang Selatan.

Menurut Direktur Keuangan Perusahaan Umum Perumahan Nasional, Eko Yuliantoro, dua daerah yang menjadi perhatiannya adalah Duren Sawit di Jakarta Timur dan Stasiun Rawa Buntu di Tangerang Selatan.

"Saat ini fokus kami baru pada area Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kami memberikan bantuan penyemprotan disinfektan dan penyediaan tempat cuci tangan. Begitu pula di Stasiun Rawa Buntu, kami juga membangun tempat cuci tangan," ungkapnya di Jakarta, Minggu, 5 April 2020.

Kedua daerah itu dipilih, lanjut Eko, karena berdekatan dengan area proyek operasional perumahan nasional. Sebagai informasi, Duren Sawit merupakan salah satu daerah yang warganya terdampak Corona cukup banyak, yaitu 14 orang, sehingga masuk wilayah zona merah.

"Memang, saat ini wilayah yang bersinggungan dengan wilayah operasional kami yang menjadi fokus pemberian bantuan. Tapi ke depannya akan meluas di wilayah lainnya yang merupakan titik penyebaran tertinggi wabah Corona," jelasnya.