Semringah Jemaah Haji asal Bogor Tak Sangka Dapat Pemondokan Hotel Bintang 5

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 1.300 jemaah haji dari empat kelompok terbang (kloter) mendapat pemondokan di hotel berbintang lima. Empat kloter terdiri dari Embarkasi Jakarta Bekasi satu kloter, Surabaya dua kloter dan Batam satu kloter.

Pardian (39), salah seorang jemaah dari asal embarkasi JKS 13 tak menyangka mendapat pemondokan bertaraf internasional. Buatnya, hal itu sebuah rezeki.

"Buat saya Alhamdulillah, rezeki. Semoga nasib haji reguler lainnya yang jemaah 92 ribu bisa dapatkan fasilitas yang sama," kata Pardian kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Selasa (14/6).

Fasilitas Mewah

semringah jemaah haji asal bogor tak sangka dapat pemondokan hotel bintang 5
semringah jemaah haji asal bogor tak sangka dapat pemondokan hotel bintang 5

Fasilitas mewah Hotel Pullman Zam-Zam di Madinah. ©2022 Merdeka.com/Lia Harahap

Pantauan tim MCH, di kamar tersebut terdapat empat tempat tidur dan dua kamar mandi yang dilengkapi pengering rambut. Terdapat pula meja makan, televisi, dapur kecil yang dilengkapi microwave, kulkas dan lemari penyimpanan.

"Selain itu WiFi di sini wus kenceng banget," katanya.

Pardian bercerita. Dia sempat kaget saat bus yang membawanya dan jemaah lain berhenti di lobi Pullman Zam-Zam Hotel Madinah. Dia semakin bersyukur karena pemondokan yang ditempatinya kini luar biasa bagus.

"Saya gak tahu sama sekali dapat begini, Subhanallah Tabarakallah. Karena baru lihat hotel cakep gini," katanya tersenyum.

Dekat Masjid Nabawi

Jarak antara Pullman Zam-Zam Madinah cukup dengan Masjid Nabawi. Jaraknya hanya sekitar 50 meter.

Pardian sangat berharap dengan jarak tempuh yang cukup dekat itu, dia dan jemaah yang menginap semakin giat ibadah ke Masjid Nabawi.

"Bukan tambah semangat lagi, harus tambah giat," katanya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel