Semua turnamen tenis WTA dan ATP di China dibatalkan karena virus corona

·Bacaan 1 menit

Shanghai (AFP) - Semua turnamen tenis internasional di China termasuk Shanghai Masters dan WTA Finals dibatalkan Jumat karena virus corona, kata ATP dan WTA.

Pukulan besar terhadap upaya menggulirkan kembali kompetisi tenis itu terjadi setelah China mengatakan tak akan menggelar sebagian besar event olahraga internasional tersisa sepanjang 2020 demi mengendalikan pandemi.

"Kami sangat kecewa bahwa event-event kelas dunia kami di China tak akan dilangsungkan tahun ini," kata Steve Simon, ketua Asosiasi Tenis Putri (WTA), dalam satu pernyataan.

"Meskipun demikian kami menghormati keputusan yang telah dibuat (oleh otoritas China) dan ingin sesegera mungkin kembali ke Cina musim depan."

Di antara event yang dibatalkan adalah WTA Wuhan Open yang sudah digadang-gadang bakal sangat simbolis mengingat kota ini menjadi pusat wabah virus corona pada saat wabah itu muncul pertama kali akhir tahun lalu.

ATP mengatakan pihaknya juga telah membatalkan event-event yang dijadwalkan di China untuk sisa tahun ini, termasuk turnamen bergengsi Shanghai Masters dan China Open di Beijing.

"Pendekatan kami selama pandemi ini adalah selalu mengikuti panduan setempat saat menggelar event. Kami menghormati keputusan pemerintah China untuk melakukan yang terbaik bagi negaranya dalam menanggapi situasi global yang belum pernah terjadi sebelumnya ini," kata Andrea Gaudenzi, ketua ATP.

"Dengan hati yang berat kami umumkan bahwa turnamen ATP tidak akan digelar di Cina tahun ini."


pst/th