Semut Giling hingga Keju Ulat, 5 Makanan Unik dan Ekstrem di Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bagi beberapa orang, mungkin memakan lidah sapi adalah sesuatu yang menjijikan. Namun, untuk orang Indonesia, hidangan tersebut dapat dijadikan makanan sehari-hari.

Hal tersebut dapat dijadikan contoh bahwa hidangan yang menurut kita menjijikan, bisa saja merupakan sesuatu yang normal bagi budaya lain.

Dikutip dari ListVerse, Kamis (18/11/2021), berikut adalah sejumlah makanan unik mungkin ekstrem dari beberapa pelosok dunia:

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

1. Chaprah

ilustrasi semut (Roslan RAHMAN/AFP)
ilustrasi semut (Roslan RAHMAN/AFP)

Sejenis chutney --seperti saus, jenis makanan ini pertama kali muncul dari suku Indian.

Cara pembuatannya cukup mengerikan. Semut merah kering akan digiling dan telurnya menjadi sebuah Chutney yang konon memiliki rasa panas, tajam, dan kuat yang disukai oleh penduduk setempat dan pecinta kuliner.

Pasta semut dicampur dengan berbagai jamu, rempah-rempah, aromatik, gula, dan sayuran sebelum dijadikan dan semoga dinikmati.

2. Taco Mata Sapi

Taco adalah hidangan yang sangat populer dan dicintai oleh banyak orang.

Namun, apakah Anda pernah makan taco dengan mata sapi?

Mereka yang pernah mencobanya mengatakan bahwa rasanya seperti "agar-agar dan berair".

3. Hachinoko

Ilustrasi bendera Jepang (AFP/Toru Yamanaka)
Ilustrasi bendera Jepang (AFP/Toru Yamanaka)

Jepang terkenal dengan kulinernya yang lezat. Walaupun serangga bukan makanan yang terlalu aneh, mungkin hanya berapa dari Anda yang ingin mencoba hindangan ini.

Hachinoko, sederhananya, adalah sekumpulan lebah atau larva tawon yang disajikan renyah dan diolah dengan bumbu manis.

Mereka seharusnya sangat bergizi dan tampaknya merupakan makanan ringan pilihan tradisional dan sangat populer saat mengonsumsi alkohol. Digambarkan memiliki rasa pedas sendiri, ada beberapa upaya modern untuk menjadikan larva lebah madu sebagai makanan pokok di negara berkembang dan sebagainya.

4. Darah

ilustrasi donor darah | pexels.com/@shvetsa
ilustrasi donor darah | pexels.com/@shvetsa

Darah mungkin merupakan makanan tradisional selama berabad-abad untuk beberapa wilayah tertentu.

Sosis, puding, atau diminum untuk menambah stamina, darah dapat dijadikan salah satu bahan untuk hidangan sehari-hari Anda.

Dengan rasa yang kuat dan kandungan zat besi yang sebagian besar terkandung dalam sel darah merah, ini sangat memecah belah dengan semakin banyak orang yang cenderung memiliki opini negatif tentang darah secara keseluruhan.

5. Casu Marzu

Casu marzu adalah jenis keju yang tampak cukup mengganggu, dibuat dan populer di beberapa bagian Italia, terutama pulau Sardinia, meskipun ilegal di banyak tempat lainnya.

Ini adalah keju yang difermentasi, pada dasarnya busuk yang menggunakan belatung, larva lalat keju, untuk mengubah kelezatan menjadi sesuatu yang benar-benar menghilangkan selera bagi banyak orang, keju berisi cairan dan belatung hidup masih di dalam saat orang mengkonsumsinya.

Reporter: Paquita Gadin

Infografis 6 Tips Isolasi Mandiri di Rumah

Infografis 6 Tips Isolasi Mandiri di Rumah. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 6 Tips Isolasi Mandiri di Rumah. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel