Semut Lakukan Ritual Aneh Usai Makan dan Minum

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 1 menit

VIVASemut ternyata melakukan ritual aneh setelah makan atau minum. Hewan itu selalu membersihkan kelenjar pada ujung pantatnya. Ahli Zoologi dari Martin Luther University, Simon Tragust, mengatakan perilaku semut ini nampaknya tak ada kaitannya dengan pencernaan.

"Karena, semut selalu melakukannya, bahkan hanya setelah menelan air," ungkap dia, dilansir dari laman Science Alert, Kamis, 5 November 2020. Tragust dan timnya melakukan penelitian melihat pengaruh semut jika tak melakukan perilaku itu. Mereka mencegah hewan kecil itu untuk mencapai pantatnya sendiri.

Baca: Gojek dan Investor Ibarat Gula dengan Semut

Semut tukang kayu (carpenter) diberi makan dahulu, namun akhirnya diberikan es untuk menghentikan hewan tersebut bergerak. Lalu, para peneliti menguji tingkat asam atau pH pencernaan semut.

Hasilnya, kadar asam semut yang disebut asam formic tidak turun akibat mereka tak bisa menyedotnya. Senyawa ini mengalir dari kelenjar acidopore di perut hewan yang dikenal setia kawan tersebut.

Semut itu menggunakan asam formic sebagai cara menonaktifkan mangsa dan mengolesinya setelah menggigit para korbannya. Cairan itu juga ternyata menjadi senjata semut pada para pemangsanya.

Asam formic juga digunakan semut untuk menjaga kebersihan sarang dan bayi mereka. Studi terbaru menyatakan jika asam digunakan agar bagian dalam tubuh mereka bebas parasit. Asam formic ternyata digunakan juga dalam kehidupan manusia. Yakni, sebagai antibakteri untuk pakan ternak, pestisida, hingga masuk jadi teknologi energi potensial di masa depan.